Naradaily-Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho terapkan sistem one way nasional mulai hari ini. Ia menyebut, kebijakan sistem satu arah atau one way arus balik menuju Jakarta akan dimulai pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hari ini.

“Prioritas untuk traffic yang cukup tinggi adalah one way nasional arus balik yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 besok (hari ini, Red) pada pukul 14.00 yang flag off-nya langsung dipimpin Bapak Kapolri dan beberapa menteri yang hadir,” kata Irjen Agus, dikutip Selasa (24/3/2026).

Agus menjelaskan, hari ini pihaknya juga sudah mulai melakukan sosialisasi terkait persiapan one way nasional arus balik. Korlantas Polri menggelar one way nasional sepenggal siang ini pukul 14.00 WIB dari Km 263 sampai Km 70 Tol Cikampek Utama.

One way nasional arus balik akan dimulai dari Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 70 Tol Cikampek Utama. Ia mengatakan, kendaraan yang akan kembali ke Jakarta di puncak arus balik besok diprediksi cukup tinggi.

Hal itu berkaca pada tingginya kendaraan yang keluar Jakarta pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini. “Satu hari arus puncaknya adalah 270 ribu kendaraan, tentunya arus balik cukup tinggi. Sampai saat ini sudah 43 persen yang baru kembali ke Jakarta, maka dari itu akan kami kelola dengan baik dengan mekanisme rekayasa lalu lintas,” ungkapnya.

Ia memastikan Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah kebijakan lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan kembali ke Jakarta. Namun, Kakorlantas juga meminta agar pengendara tidak memaksa untuk pulang besok saat one way arus balik berlangsung.

Ia juga menambahkan, kebijakan one way nasional arus balik bisa diperpanjang hingga 26 Maret dengan melihat kondisi lalu lintas di jalan tol. “Jadi one way nasional arus balik bukan hanya di tanggal 24, tanggal 25 pun kita perpanjang ketika bangkitan arus tinggi. Ketika flow-nya lalu lintasnya sudah rendah, itu bisa kita kelola, kemungkinan akan kita cabut,” ungkapnya.

“Oleh sebab itu (pemudik) jangan fokus (pulang) di tanggal 24, nanti akan terjadi penumpukan di Km 70 sampai arah Jakarta. Ini yang harus kita antisipasi sehingga bisa terurai,” imbaunya. (sic)