Naradaily-Dua kereta penumpang bertabrakan di wilayah Bedford, sebelah utara London, Inggris, Jumat (19/6/2026) waktu setempat. Insiden tersebut menyebabkan puluhan orang terluka dan mengganggu layanan perjalanan kereta menuju ibu kota.

Menurut laporan sejumlah media Inggris dan dikutip UPI, Sabtu (20/6/2026), kedua kereta yang terlibat dalam kecelakaan itu berasal dari Corby dan Nottingham. Keduanya sedang menuju St. Pancras Station di London ketika tabrakan terjadi.

Akibat insiden tersebut, layanan kereta menuju dan dari London St. Pancras untuk sementara dihentikan, sementara petugas darurat dikerahkan ke lokasi kejadian. Kepolisian Transportasi Inggris menyatakan sedikitnya 89 orang mengalami luka-luka akibat tabrakan tersebut.

Dari jumlah itu, 11 orang dilaporkan mengalami luka sangat serius dan sedang menjalani perawatan. Pihak berwenang meminta masyarakat untuk menghindari area kejadian, baik bagi para komuter maupun keluarga yang hendak mencari informasi mengenai korban.

Rumah sakit setempat juga mengimbau warga agar tidak mendatangi unit gawat darurat kecuali dalam kondisi darurat yang mendesak, guna memastikan kapasitas pelayanan medis tetap tersedia bagi para korban kecelakaan. “Saya berterima kasih kepada layanan darurat yang berada di lokasi dan menangani mereka yang terdampak,” kata Menteri Transportasi Inggris Heidi Alexander melalui pernyataan di media sosial X.

Ia menambahkan pemerintah bekerja sama dengan industri perkeretaapian dan mitra lokal untuk memberikan dukungan kepada para penumpang yang terdampak gangguan layanan. Tabrakan terjadi sesaat setelah pukul 15.00 waktu setempat ketika kedua kereta sama-sama bergerak menuju London.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyebut insiden tersebut sebagai kejadian yang “sangat mengkhawatirkan”. Sejumlah pejabat menyatakan penyebab tabrakan masih belum diketahui.

Otoritas terkait akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut. (sic)