Naradaily-Iran dilaporkan meluncurkan serangan menggunakan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, yang berada di tengah Samudra Hindia, menurut laporan Al Jazeera, Sabtu.
Laporan tersebut mengutip kantor berita Iran Mehr News Agency yang menyampaikan informasi serangan tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Jarak dari Teheran ke pangkalan Diego Garcia yang terletak di gugus Kepulauan Chagos diketahui melebihi 5.000 kilometer.
Al Jazeera, mengutip laporan media, menyebut serangan ke wilayah yang sangat terpencil tersebut menunjukkan bahwa Iran memiliki kemampuan rudal dengan daya jangkau yang lebih jauh dari yang sebelumnya diyakini oleh pihak lawan.
Iran terus melanjutkan serangan ke wilayah Israel dan sasaran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai balasan atas serangan gabungan kedua negara tersebut pada 28 Februari.
Pada hari pertama serangan militer itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur, sementara ratusan siswi sebuah sekolah dasar di Iran selatan dilaporkan tewas setelah sekolah mereka terkena serangan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mempertaruhkan nyawa warga negaranya dengan mengizinkan pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran.
“Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri,” tulis Araghchi.
Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintah Inggris pada Jumat (20/3) menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris oleh Amerika Serikat untuk serangan terhadap situs-situs rudal Iran. (kom)