Naradaily-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, menggelar diskusi publik bertajuk ‘Ngobrol Pemilu’ (Ngopi) dengan mengangkat tema penyelesaian sengketa pemilu sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi.
Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronald Ismail mengatakan, program Ngopi kali ini difokuskan pada pembahasan mekanisme permohonan penyelesaian sengketa pemilu agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap proses tersebut.
“Kami mengangkat tema tentang permohonan penyelesaian sengketa pemilu, dalam program Ngopi yang digelar,” kata Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronald Ismail di Gorontalo, Sabtu (5/7/2026).
Menurut Ronald, pemahaman yang menyeluruh mengenai mekanisme penyelesaian sengketa pemilu menjadi bagian penting dalam memperkuat demokrasi. Proses tersebut merupakan salah satu instrumen utama untuk menjaga integritas, keadilan, serta kredibilitas penyelenggaraan pemilu.
Ia menilai seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu, mulai dari penyelenggara, peserta, hingga masyarakat, perlu memahami prosedur dan mekanisme yang berlaku sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan sesuai aturan.
“Pemahaman yang utuh terkait mekanisme penyelesaian sengketa sangat penting, agar setiap persoalan yang muncul dalam tahapan pemilu dapat diselesaikan secara adil, transparan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Ronald.
Ronald juga menyampaikan bahwa forum Ngopi menjadi ruang strategis untuk meningkatkan literasi kepemiluan sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya penyelesaian sengketa yang profesional dan berintegritas.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Gorontalo Utara berharap kapasitas para pemangku kepentingan terus meningkat sehingga dapat mendorong terwujudnya proses pemilu yang semakin berkualitas, demokratis, dan berkeadilan. (kom)