Naradaily-Timnas Spanyol tampil impresif dan berhasil menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Texas, AS Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan La Roja-julukan timnas Spanyol-ke final Piala Dunia untuk kali kedua dalam sejarah setelah keberhasilan mereka menjadi juara pada edisi 2010.
Dalam laga yang mempertemukan dua tim unggulan turnamen tersebut, Spanyol tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Gol kemenangan La Roja dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro pada menit ke-58.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang performa solid Spanyol yang kembali menunjukkan keseimbangan antara pertahanan kokoh dan lini serang yang produktif sepanjang turnamen.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Prancis sempat mencoba mengandalkan kecepatan Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele untuk membongkar pertahanan lawan, namun lini belakang Spanyol tampil disiplin. Momen penting terjadi pada menit ke-20 ketika Lamine Yamal berhasil merebut bola dari Lucas Digne dan memaksa pemain Prancis melakukan pelanggaran di area terlarang.
Wasit Ivan Barton tanpa ragu menunjuk titik putih. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Mikel Oyarzabal, yang mengarahkan bola ke sisi kanan gawang tanpa mampu dihentikan Mike Maignan. Gol tersebut membuat Spanyol semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan.
Situasi Prancis semakin sulit setelah bek andalan mereka, William Saliba, mengalami cedera dan harus ditarik keluar pada menit ke-30. Maxence Lacroix masuk menggantikan bek Arsenal tersebut.
Memasuki babak kedua, pelatih Didier Deschamps mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Manu Kone dan Desire Doue. Namun perubahan tersebut belum mampu mengganggu dominasi Spanyol. Justru La Roja berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-58.
Berawal dari kombinasi apik dengan Dani Olmo, Pedro Porro menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang memperdaya Maignan. Gol itu menjadi pukulan telak bagi Prancis yang sejak awal kesulitan menciptakan peluang bersih.
Beberapa menit kemudian, Spanyol bahkan sempat mencetak gol ketiga melalui Lamine Yamal. Namun gol tersebut dianulir karena offside tipis setelah tinjauan wasit.
Mbappe Gagal Bersinar
Tertinggal dua gol, Prancis berusaha meningkatkan tekanan. Namun Mbappe, Dembele, hingga Desire Doue gagal menemukan celah di pertahanan Spanyol yang tampil sangat disiplin.
Statistik menunjukkan Prancis dan Spanyol sama-sama melepaskan 10 tembakan sepanjang pertandingan. Namun efektivitas menjadi pembeda utama.
Spanyol mencatatkan expected goals (xG) 1,63, jauh lebih tinggi dibanding Prancis yang hanya menghasilkan 0,30 xG. Selain itu, La Roja menciptakan tiga peluang emas, sedangkan Les Bleus tidak mampu menghasilkan satu pun peluang bersih sepanjang laga.
Prancis akhirnya harus mengakhiri perjalanan mereka di semifinal, sementara Spanyol melangkah mantap ke partai puncak. Lamine Yamal dan Rodri Jadi Motor PermainanMeski tidak mencatatkan gol, Lamine Yamal kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda terbaik dunia.
Pergerakannya di sisi kanan menjadi sumber ancaman utama dan berperan dalam lahirnya gol pertama timnas Spanyol. Di lini tengah, Rodri dan Pedri sukses mengendalikan tempo permainan, membuat Prancis kesulitan mengembangkan permainan selama 90 menit.
Sementara itu, Pedro Porro tampil luar biasa dengan kontribusi satu gol dan penampilan solid di sektor kanan. Bek Tottenham tersebut bahkan dinobatkan sebagai Player of the Match berkat performa gemilangnya.
Kemenangan ini membawa Spanyol ke final Piala Dunia 2026 dan menjaga asa untuk meraih gelar dunia kedua dalam sejarah sepak bola mereka. Di partai final, La Roja akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris.
Bagi Prancis, kekalahan ini mengakhiri mimpi mereka meraih gelar dunia ketiga. Tim asuhan Didier Deschamps harus pulang dengan kekecewaan setelah gagal menampilkan permainan terbaik pada laga terpenting mereka di turnamen ini. (sic)