Naradaily-Enam orang menjadi korban ledakan yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas tanam. Polisi menyebut, ada enam orang diduga terjebak di dalam rumah mewah yang berada di lokasi ledakan perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).
Namun, akhirnya dua orang di antaranya sudah dievakuasi. “Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
“Data yang kami dapat, dari yang selamat merupakan orang tua seorang bapak dari pemilik rumah, masih ada di dalam istri pemilik rumah. Lalu, ada dua atau 3 ART lainnya. Informasinya ada 3 ART, tapi kita ingin memastikan, tapi informasinya demikian,” sambung Calvijn.
Sejauh ini, kata Calvijn, pihaknya belum menerima informasi korban selain yang berada di dalam rumah bernomor 3B itu. Diketahui, ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, kemarin.
Saat ini, polisi masih menyelidiki ledakan ini, tapi dugaan awal ledakan ini terjadi karena kebocoran pipa gas tanam. Akibat ledakan tersebut, tujuh unit rumah mengalami kerusakan.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, satu rumah yang menjadi pusat ledakan hancur parah, sementara rumah-rumah di sekitarnya turut terdampak akibat kuatnya tekanan ledakan. “Total rumah yang terdampak ada enam sampai tujuh rumah. Rumah-rumah tersebut terdampak karena posisinya berada tepat di depan rumah yang roboh,” rincinya.
Calvin menyebut ledakan berasal dari rumah mewah Nomor 3B. Bangunan rumah berlantai tiga itu mengalami kerusakan paling parah.
Bagian balkon roboh, sementara sebagian besar struktur depan bangunan hancur akibat ledakan. Tak hanya itu, sedikitnya tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah turut mengalami kerusakan setelah tertimpa puing-puing bangunan.
Kerasnya ledakan juga menyebabkan material bangunan beterbangan dan berserakan hingga ke jalan kompleks perumahan. Pecahan beton, besi, dan kaca menghantam sejumlah rumah di sekitar lokasi. (sic)