Naradaily-Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan melakukan penyemprotan kabut air atau water mist di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga Jalan Mampang Prapatan Raya. Langkah ini dilakukan untuk membantu menekan polusi udara sekaligus mengurangi suhu di kawasan tersebut.

“Penyemprotan water mist dilakukan di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga Mampang Prapatan Raya karena volume kendaraan yang melintas setiap harinya cukup tinggi,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Rizky Febriyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Rizky mengatakan kedua kawasan tersebut dipilih karena memiliki volume kendaraan yang tinggi. Penyemprotan water mist menjadi salah satu upaya untuk membantu menjaga kualitas udara di tengah tingginya aktivitas kendaraan di kawasan perkotaan.

Air yang disemprotkan dalam bentuk kabut halus tersebut dapat membantu mengurangi konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di udara. Selain menekan polusi, langkah ini juga bertujuan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat di sekitar jalur padat kendaraan.

“Penyemprotan water mist di jalur padat bertujuan untuk membantu menurunkan konsentrasi polutan PM2.5 di udara,” ujar Rizky.

Ia menambahkan, penyemprotan water mist tidak hanya diarahkan untuk mengurangi polusi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih sehat.

“Langkah ini sekaligus untuk menciptakan ruang publik yang lebih sehat dan membuat suasana kawasan perkotaan terasa lebih nyaman bagi masyarakat,” tutur Rizky.

Dalam kegiatan tersebut, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggunakan sekitar 4.000 liter air. Air disemprotkan dari atas kendaraan di sepanjang jalur yang dilalui.

Rizky mengatakan penyemprotan water mist merupakan salah satu upaya untuk membantu mereduksi polutan di kawasan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi. “Air yang digunakan sebanyak 4.000 liter untuk membantu mereduksi polutan,” ungkap Rizky.(kom)