Naradaily-Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim meminta sekolah-sekolah di daerah terdampak kabut asap agar ditutup sementara. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan para siswa.
Saran itu disampaikan Sultan Ibrahim menyusul Indeks Polusi Udara (IPU) yang secara konsisten tercatat pada kisaran 150–180 di sejumlah wilayah negara itu. Ia juga memerintahkan pihak terkait untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kelompok lanjut usia dan pasien gangguan pernapasan, menyusul kondisi kabut asap yang terjadi di Malaysia.
“Langkah-langkah yang tepat harus diambil oleh kementerian dan lembaga terkait untuk melindungi siswa, termasuk kelompok lanjut usia dan pasien gangguan pernapasan,” kata Sultan Ibrahim, melansir media lokal Malaysia, Jumat (9/10/2026). Raja Malaysia juga meminta pihak terkait selalu melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan, seperti menggunakan penutup wajah, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Sebelumnya, Pemangku Sultan Negeri Johor, Malaysia, Tunku Mahkota Ismail telah memerintahkan penutupan seluruh sekolah di Negeri Johor, selama dua hari 8–9 Oktober 2026, menyusul kondisi kabut asap dan memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut. Menindaklanjuti hal itu, Departemen Pendidikan Johor menyatakan, selama masa penutupan sekolah, kegiatan belajar dan mengajar dilaksanakan dari rumah untuk memastikan proses pembelajaran tetap dapat berlangsung. (sic)