Naradaily-Garudayaksa FC menyatakan dukungannya terhadap penunjukan Serena Francis sebagai manajer Garudayaksa FC Women untuk menghadapi kompetisi Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen klub dalam mendorong perkembangan sepak bola perempuan sekaligus mengantarkan tim meraih prestasi.

CEO Garudayaksa FC, Muhammad Reza Anugrah, menyambut positif penunjukan Serena. Ia berharap pengalaman dan kepemimpinan Serena mampu memperkuat sinergi antara manajemen, pelatih, dan pemain dalam membangun tim yang solid.

“Garudayaksa FC tentunya mendukung penuh penunjukan Serena Francis sebagai manajer Garudayaksa FC Women oleh mister Dusan. Kami berharap Serena dapat menjalankan amanah ini dengan baik, membangun komunikasi yang kuat bersama pelatih dan pemain, serta memastikan seluruh kebutuhan tim mendapat dukungan yang optimal,” ujar Reza, Jumat (16/10/2026).

Reza menegaskan, dukungan Garudayaksa FC tidak hanya diberikan melalui manajemen, tetapi juga dengan kehadiran langsung untuk memberikan semangat kepada para pemain saat bertanding. Menurutnya, dukungan dari klub dan suporter menjadi bagian penting dalam membangun motivasi serta kepercayaan diri tim.

“Kami juga akan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada Garudayaksa Women FC saat bertanding. Kami ingin para pemain merasakan bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Semoga dukungan ini menambah semangat tim untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik di setiap pertandingan,” tambahnya.

Serena Francis memiliki pengalaman dalam pengelolaan tim sepak bola. Ia tercatat menjabat sebagai CEO sekaligus manajer Bintang Timur Academy di Atambua sejak 2021. Serena juga pernah menjadi asisten manajer tim Indonesia U-16 pada Barcelona Football Festival di Spanyol pada 2023.

Dalam menjalankan tugasnya, Serena menyatakan siap mendukung strategi Pelatih Kepala Yopie Riwoe. Garudayaksa Women FC akan menghadapi kompetisi dengan semangat sebagai tim underdog, tetapi tetap memiliki ambisi untuk memberikan kejutan dan bersaing meraih hasil terbaik.

“Status underdog bukan batas ambisi. Coach Yopie meramu kekuatan di lapangan, kami memastikan dukungan di belakangnya. Merajut talenta berarti membangun kepercayaan, kekompakan, dan kesempatan agar setiap pemain berani menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Serena.

Ia juga menekankan pentingnya proses perkembangan tim di setiap pertandingan serta membuka kesempatan lebih luas bagi perempuan untuk berprestasi melalui sepak bola. Garudayaksa Women FC dijadwalkan menjalani pertandingan perdana melawan Persita Women pada 18 Oktober 2026. Laga tersebut akan menjadi awal perjalanan mereka di Indonesia Women’s League 2026/2027.

Dengan dukungan manajemen Garudayaksa FC dan kepemimpinan Serena Francis, Garudayaksa Women FC diharapkan mampu bersaing memberikan penampilan terbaik sepanjang kompetisi. (sic)