Naradaily-Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Leo XIV tampil di depan publik untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi paru-paru. Kepala Negara Vatikan itu memimpin Doa Angelus pada Hari Minggu di Vatikan, sehari setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Melansir Anadolu dari Vatican News, Senin (19/10/2026), dirinya juga menyempatkan diri berbicara kepada ribuan peziarah dan pengunjung dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus. Paus menyampaikan terima kasih kepada tim bedah serta semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses operasi dan pemulihan.

Paus Leo XIV mengungkapkan, pengalaman ini membuatnya merasa lebih dekat dengan orang-orang yang sedang sakit, seraya menambahkan, dirinya akan kembali beraktivitas secara bertahap dengan pertolongan Tuhan dan doa dari umat beriman. Dalam renungannya sebelum doa Angelus, Paus membahas ajaran Yesus untuk “memberikan kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

Ia mengatakan, pesan tersebut mengajak setiap orang “untuk bersikap jujur, bebas dari rasa takut yang menghamba ataupun kemunafikan, serta bebas untuk berbuat baik.”

Sebatas informasi, pada 11 Oktober, Paus Leo telah mengumumkan para dokter menemukan nodul di paru-parunya dan menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi. Paus Leo XIV kemudian menjalani operasi di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Itala pada tanggal 13 Oktober untuk mengangkat nodul dari paru-parunya.

Pihak Vatikan menyatakan operasi yang berlangsung selama 90 menit tersebut berjalan sukses; lobus bawah paru-paru kanan beliau diangkat melalui prosedur bedah dengan bantuan video (video-assisted surgery). Pemeriksaan histologis mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru.

Ia diperbolehkan pulang pada Sabtu lalu, sementara Vatikan sebelumnya telah membatalkan seluruh agenda kegiatan Paus hingga tanggal 20 Oktober agar beliau dapat memulihkan diri. Dr. Stefano Margaritora, dokter yang memimpin operasi tersebut, menyatakan prosedur itu berjalan tanpa komplikasi dan proses pemulihan pascaoperasi berlangsung dengan baik.

Saat ditanya apakah Paus dapat melanjutkan rencana kunjungan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6–17 November mendatang, Margaritora mengatakan secara klinis tidak ada alasan yang menghalangi perjalanan tersebut. (sic)