Naradaily–FIFA dan AFC secara resmi menolak protes PSSI yang meminta pergantian wasit asal Kuwait, Ahmed Al-Ali, yang dijadwalkan memimpin laga timnas Indonesia melawan Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Informasi ini disampaikan oleh akun resmi The ASEAN Football melalui unggahan di Instagram yang kerap membagikan kabar seputar sepak bola Asia Tenggara. “FIFA dan AFC secara resmi menolak usulan PSSI untuk mengganti wasit Kuwait Ahmad Al-Ali dengan wasit netral untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Putaran 4 Asia antara Arab Saudi dan Indonesia pada 8 Oktober 2025,” tulis The ASEAN Football, Selasa (7/10/2025).

Sebelumnya, PSSI melayangkan protes kepada FIFA dan AFC karena menilai penunjukan wasit asal Kuwait berpotensi menimbulkan ketidakadilan, mengingat Kuwait masih satu kawasan dengan Arab Saudi. PSSI berharap wasit yang memimpin pertandingan berasal dari wilayah yang lebih netral.

Ahmed Al-Ali sendiri bukan sosok asing bagi skuad Garuda. Ia pernah memimpin laga Indonesia vs Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, di mana Indonesia menelan kekalahan 0-4. “Wasit Ahmed Al-Ali sebelumnya pernah memimpin pertandingan Indonesia saat kalah 0-4 dari Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2022,” tulis The ASEAN Football.

Selain Al-Ali sebagai wasit utama, ada lima ofisial lain dari Kuwait yang ditugaskan pada pertandingan tersebut, yakni Abdul Hadi Al-Anzi sebagai asisten wasit 1, Ahmed Abbas sebagai asisten wasit 2, Ammar Ashkanani sebagai wasit keempat, Abdullah Jamali sebagai VAR, dan Abdullah Al-Kandari sebagai asisten VAR.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya berharap FIFA dan AFC dapat menunjuk wasit dari kawasan lain yang lebih netral seperti Australia, Jepang, atau Eropa. “Kami ingin wasit yang memimpin bukan dari regional yang sama,” ujar Erick pada 16 September lalu.

Sementara itu, bek timnas Indonesia Jordi Amat menegaskan dirinya percaya kepada FIFA dan berharap wasit bisa memimpin pertandingan dengan adil. “Saya harap wasitnya akan adil. Saya percaya kepada FIFA. Mari berharap kami dapat bermain bagus dan bisa lolos ke Piala Dunia,” kata Jordi.

Dalam catatan lainnya, hubungan antara Indonesia dan Kuwait sempat menegang usai negara Timur Tengah itu membatalkan laga uji coba melawan Indonesia di Surabaya pada 5 September tanpa alasan yang jelas. Namun beberapa hari kemudian, Kuwait justru menggelar pertandingan persahabatan melawan Suriah di Qatar pada 8 September yang berakhir dengan skor 2-2. (kom)