Naradaily-Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Polres Tangsel), Polda Metro Jaya, mengerahkan sebanyak 1.403 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-19 antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (30/1/2026).
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari berbagai unsur pengamanan. “Untuk pengamanan kami mengerahkan anggota dari Polda Metro Jaya 739, Polres 391, BKO 82, steward 191,” kata Boy di Tangerang, Jumat.
Ia menjelaskan, seluruh personel gabungan disiagakan di kawasan Stadion Indomilk Arena guna memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Selain pengamanan di dalam stadion, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik di luar arena, termasuk akses jalan menuju stadion.
Sebagai bentuk kesiapan pengamanan, aparat gabungan telah melaksanakan tactical wall game (TWG) serta apel pelayanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh personel memahami tugas masing-masing di lapangan.
Pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta dijadwalkan kick off pada pukul 15.30 WIB. Menjelang laga tersebut, kepolisian menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat serta suporter.
“Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun, dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat. Seluruh personel juga tidak dibekali senjata api,” ujarnya.
Menurut Boy, kehadiran aparat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta suporter yang datang menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Kami mengajak seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, menjunjung sportivitas, serta menikmati pertandingan hingga selesai dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan,” jelasnya.
Kapolres juga mengingatkan agar suporter tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, serta bambu atau kayu yang biasa digunakan sebagai tiang bendera.
“Kami melarang keras adanya barang berbahaya di dalam stadion. Suporter juga kami imbau menjaga fasilitas umum dan waspada terhadap potensi kejahatan seperti copet dan jambret,” imbaunya.
Ia menegaskan, petugas akan bertindak tegas namun tetap profesional apabila ditemukan pelanggaran selama pertandingan berlangsung. Selain itu, kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kami berharap kerja sama semua pihak agar pertandingan ini berjalan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua,” kata Boy. (kom)