Naradaily-Torehkan prestasi di Uzbekistan, atlet kickboxing Indonesia bawa pulang empat medali. Sejarah tercipta bagi atlet-atlet kickboxing Indonesia yang menorehkan prestasi pada Kejuaraan Dunia Kickboxing 2025 di Tashkent, Uzbekistan.

Pada turnamen tersebut, mereka menyumbangkan dua medali emas dan dua medali perunggu. Kalungan bunga dan spanduk menyambut kedatangan para atlet kickboxing Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (13/10/2025).

Bripda Aprilia Eka Putri Lumbangkup, peraih medali emas kategori K1 52 kilogram, mengungkapkan kebahagiaan dan rasa bangganya. “Bersyukur atas prestasi bersejarah ini,” ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, dikutip Rabu (15/10/2025).

Selain untuk diri sendiri, anggota Polwan itu mempersembahkan emas yang diraihnya kepada keluarga, pekerjaan, cabang olahraga, dan negara. Sedangkan peraih emas kategori FC 57 kilogram, Enggar Bayu Saputra, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya.

“Terima kasih kepada Allah SWT, Kemenpora, pengurus PPKBI, dan pelatih, saya akan mengulangnya di SEA Games 2025,” ujarnya. Prestasi di Kejuaraan Dunia itu menjadi modal semangat bagi atlet kickboxing menuju SEA Games 2025 Thailand.

“Hasil ini sebagai modal menuju SEA Games Thailand dengan harapan adanya dukungan dari pemerintah,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PPKBI), Ngatino. Dua medali emas pertama disumbangkan oleh Aprilia Eka Putri pada nomor K1 kelas 52 kg Putri.

Selain Aprilia, emas kedua datang dari Enggar Bayu pada nomor Full Contact kelas 57 kg Putra. Tambahan medali juga hadir melalui perjuangan keras Aziz Chalim di nomor Kick Light kelas 57 kg.

Aziz berhasil merebut medali perunggu setelah melewati pertandingan yang menuntut kecepatan sekaligus ketepatan serangan. Sevi Nurul melengkapi pencapaian dengan medali perunggu dari nomor Low Kick kelas 48 kg Putri.

Dengan raihan dua emas dan dua perunggu, tim Indonesia total membawa pulang empat medali penting. Ngatino tetap mengingatkan para atlet agar tidak terlena dengan pencapaian gemilang tersebut.

Ia menegaskan persiapan menghadapi SEA Games Thailand 2025 harus menjadi fokus utama tim. Pada SEA Games Kamboja 2023, Timnas Kickboxing Indonesia mengoleksi tiga emas, empat perak, serta lima perunggu.

Kala itu, emas dipersembahkan Abdul Aziz, Diandra Ariesta Pieter, dan Toni Kristian Hutapea. Salah satu penyumbang emas di Uzbekistan, Aprilia Eka Putri, bertekad mengulang kesuksesan di Thailand.

Enggar Bayu yang juga meraih emas di Uzbekistan menyampaikan semangat yang sama saat tiba di tanah air. “Di SEA Games Thailand 2025, saya ingin meraih prestasi puncak. Kalau bisa saya ingin mengganti perunggu yang saya raih di SEA Games Kamboja 2023 menjadi emas di Thailand,” kata Putri yang baru saja membawa emas dari Kejuaraan Dunia Kick Boxing di Uzbekistan 2025 di Bandara Soekarno-Hatta.

“Ya, saya juga ingin meraih medali emas. Dan, saya akan terus berlatih dan memanfaatkan waktu tersisa untuk bisa meraihnya,” kata Bayu, si anak petani yang tampil perdana pada SEA Games Thailand 2025, menimpali Putri setibanya di Bandara Soekarno-Hatta. PP KBI menargetkan prestasi lebih baik pada ajang regional mendatang dan menyiapkan pemusatan latihan. Seluruh atlet akan fokus menjalani latihan di Jakarta sebelum berangkat menuju Thailand. (sic)