Naradaily-Banjir yang melanda Jakarta pada Kamis terus meluas dan menggenangi sejumlah wilayah. Data terbaru mencatat sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan serta 20 ruas jalan terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak.
“Kami mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah,” kata Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Hingga pukul 14.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat genangan air terjadi di 15 RT dan 20 ruas jalan dengan ketinggian mulai dari 10 hingga 90 sentimeter. Dari data tersebut, banjir terparah terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Sukabumi Selatan dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 90 sentimeter.

Mohamad Yohan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama di wilayah rawan banjir. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” ujarnya.

Di wilayah Jakarta Barat, banjir merendam 14 RT yang tersebar di sejumlah kelurahan. Di Kelurahan Kapuk terdapat satu RT dengan ketinggian air 30 sentimeter, sementara di Kelurahan Kedaung Kali Angke terdapat delapan RT yang terendam dengan ketinggian 40 hingga 80 sentimeter. Di Kelurahan Rawa Buaya, banjir menggenangi tiga RT dengan ketinggian sekitar 35 sentimeter, sedangkan di Kelurahan Sukabumi Selatan dua RT terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter. Seluruh genangan tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.

Sementara itu, di Jakarta Selatan banjir tercatat menggenangi satu RT di Kelurahan Cipulir dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter, juga akibat curah hujan tinggi.

Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi 20 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta. Di Jakarta Utara, genangan terjadi di Jalan Gaya Motor Raya, Jalan Gaya Motor 1, Jalan Gaya Motor 2, dan Jalan Gaya Motor 3 di Kelurahan Sungai Bambu dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 sentimeter.

Di Jakarta Barat, genangan air tercatat di Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13, Fly Over Pesing, Jalan Peternakan 2, Jalan Gotong Royong, Jalan Manyar 1, Jalan Kapuk Bongkaran, serta di depan RS Soeharto Heerdjan di Jalan Prof. Dr. Latumeten, dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 35 sentimeter.

Untuk wilayah Jakarta Selatan, banjir merendam Jalan Pulo Raya IV di Kelurahan Petogogan, Jalan Pondok Karya Komplek di Kelurahan Pela Mampang, Jalan Kemang Utara IX di Kelurahan Bangka, Jalan Jati Padang Baru, serta Kantor Kelurahan Ciganjur dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 sentimeter. Di Jakarta Timur, genangan terjadi di Jalan Taruna Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter. Sementara di Jakarta Pusat, banjir tercatat di Jalan Percetakan Negara II, Kelurahan Johar Baru, serta Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Putih Timur, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter.

BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak serta mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan. (kom)