Naradaily-Banjir yang melanda Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, memaksa ratusan warga mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian. Hingga Jumat (30/1/2026), tercatat 85 keluarga atau 284 jiwa dari 95 keluarga terdampak banjir dan harus meninggalkan rumah mereka akibat genangan air yang terus meningkat.
Banjir dengan ketinggian hingga 2 meter merendam permukiman warga di empat RW, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 1 meter hingga 2,5 meter. Kondisi terparah terjadi di RW 07 dan RW 11.
Genangan air bahkan mencapai sekitar 2,6 meter, membuat sebagian rumah nyaris terendam sepenuhnya. Lurah Bidara Cina, Suhartono mengatakan, pihak kelurahan telah menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian untuk menampung warga terdampak banjir.
Terdapat lima lokasi pengungsian yang saat ini digunakan warga. “Banjir ada di dua RW, RW 11 dan RW 07, dan sedikit (ketinggian air lebih rendah) di RW 06 dan 05. Yang mengungsi saat ini ada 85 keluarga, 284 jiwa, tersebar di kelurahan, SDN 05, gedung Sekretariat RW, Masjid Al Abror RW 11, dan GOR Otista,” ujar Suhartono, Jumat (30/1/2026).
Adapun lokasi pengungsian yang telah disiapkan meliputi, Aula Kelurahan Bidara Cina, GOR Otista Raya, SDN 05 Bidara Cina, gedung Sekretariat RW 011, serta Masjid Al Abror yang berada tak jauh dari kawasan terdampak banjir. Sejumlah bantuan logistik telah disalurkan kepada para pengungsi.
Bantuan tersebut, antara lain berupa makanan siap saji, tikar, dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama berada di pengungsian. Selain kebutuhan logistik, kondisi kesehatan pengungsi juga mulai menjadi perhatian.
Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, seperti demam dan keluhan fisik lainnya, akibat kelelahan dan kondisi lingkungan yang lembap. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kelurahan bersama instansi terkait telah menyiapkan tim kesehatan yang bersiaga di lokasi pengungsian.
Tim medis dilengkapi dengan obat-obatan dasar dan siap memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pemantauan kondisi banjir di Bidara Cina.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, terutama jika hujan kembali turun di wilayah Jakarta dan daerah hulu aliran sungai. (sic)