Naradaily-Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat hingga esok. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jakarta hingga 24 Januari 2026.

Potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi pada 22-23 Januari 2026, hujan lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada 24 Januari 2026. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi, seperti genangan hingga banjir di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat Jakarta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama periode tersebut, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan wilayah dengan sistem drainase yang terbatas. BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menyiapkan langkah antisipasi, antara lain dengan membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah serta menyiapkan tas siaga bencana.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat untuk memantau tinggi muka air dan informasi banjir melalui kanal resmi secara rutin, seperti situs pantau banjir Jakarta dan aplikasi JAKI agar mendapatkan pembaruan kondisi terkini. Lalu, dalam kondisi darurat, masyarakat diminta tidak ragu menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga melalui nomor 112.

”BPBD DKI Jakarta bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan untuk merespon cepat potensi kejadian akibat cuaca ekstrem demi menjaga keselamatan dan keamanan warga Jakarta,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026). Intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin, Kamis (22/1/2026), mengakibatkan banjir di wilayah DKI Jakarta makin meluas.

Hingga Kamis (22/1/2026) pukul 20.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 132 RT dan 22 ruas jalan masih terdampak banjir. Ia menyebut, curah hujan yang ekstrem disertai luapan beberapa aliran kali menjadi pemicu utama masuknya air ke permukiman warga.

Berdasarkan data terkini, wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) menjadi area dengan jumlah RT terdampak paling banyak, yakni 46 RT. Salah satu titik terdalam berada di Kelurahan Pela Mampang dengan ketinggian mencapai 90 cm akibat luapan Kali Mampang.

Sementara itu, di Jakarta Barat (Jakbar), banjir di Kelurahan Rawa Buaya bahkan menyentuh angka 150 cm di beberapa titik. Ini menjadi banjir yang paling parah terjadi pada Kamis. Berikut adalah ringkasan wilayah terdampak:

  • Jakarta Selatan (46 RT) dengan titik terparah di Petogogan (26 RT) dan Pela Mampang (90 cm).
  • Jakarta Barat (31 RT) dengan ketinggian ekstrem di Rawa Buaya (45-150 cm) dan Kedaung Kali Angke (70-80 cm).
  • Jakarta Pusat (27 RT). Seluruhnya berada di Kelurahan Karet Tengsin dengan ketinggian hingga 70 cm.
  • Jakarta Timur (26 RT). Kelurahan Rawa Terate mencatat ketinggian 90 cm dan Kampung Melayu mencapai 100 cm.
  • Jakarta Utara (2 RT) Terpantau di Kelurahan Kapuk Muara setinggi 40 cm.

Adapun data lengkap wilayah terdampak sebagai berikut:

Banjir di Wilayah Jakarta (132 RT):

Jakarta Barat terdapat 31 RT, yang terdiri:

– Kel. Duri Kosambi: 5 RT

Ketinggian: 50 s.d 80 cm

– Kel. Kapuk: 3 RT

Ketinggian: 40 s.d 65 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Kedaung Kali Angke: 8 RT

Ketinggian: 70 s.d 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Rawa Buaya: 5 RT

Ketinggian: 45 s.d 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Kedoya Utara: 7 RT

Ketinggian: 15 s.d 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Sukabumi Selatan: 2 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Sukabumi Utara: 1 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Jakarta Pusat terdapat 27 RT, yang terdiri:

– Kel. Karet Tengsin: 27 RT

Ketinggian: 30 s.d 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Jakarta Selatan terdapat 46 RT, yang terdiri:

– Kel. Pondok Labu: 1 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Cipete Utara: 3 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Petogogan: 26 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Cipulir: 1 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

– Kel. Pondok Pinang: 4 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

– Kel. Pela Mampang: 9 RT

Ketinggian: 90 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Mampang

– Kel. Cilandak Timur: 2 RT

Ketinggian: 55 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

 

Jakarta Timur terdapat 26 RT, yang terdiri:

 

– Kel. Rawa Terate: 1 RT

 

Ketinggian: 90 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

 

– Kel. Lubang Buaya: 1 RT

 

Ketinggian: 30 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Sunter

 

– Kel. Bidara Cina: 4 RT

 

Ketinggian: 65 s.d 85 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

 

– Kel. Kampung Melayu: 4 RT

 

Ketinggian: 75 s.d 100 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

 

– Kel. Cawang: 5 RT

 

Ketinggian: 50 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

 

– Kel. Cililitan: 2 RT

 

Ketinggian: 50 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

 

– Kel. Cipinang Melayu: 5 RT

 

Ketinggian: 75 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali PHB Sulaiman

 

– Kel. Makasar: 4 RT

 

Ketinggian: 30 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

 

Jakarta Utara terdapat 2 RT, yang terdiri:

 

– Kel. Kapuk Muara: 2 RT

 

Ketinggian: 40 cm

 

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

 

Lokasi Pengungsi:

 

Jakarta Barat

 

  1. Kel. Kedaung Kali Angke

 

– Masjid Jami Al Khaeer : 11 KK 28 Jiwa

 

Wilayah yang sudah surut:

 

  1. Kel. Gandaria Selatan: 1 RT

 

  1. Kel. Jagakarsa: 1 RT

 

Akses transportasi juga terganggu dengan terendamnya 22 ruas jalan utama. Beberapa di antaranya mengalami genangan cukup dalam, seperti Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya di Joglo (65 cm), serta Jalan Taruna Pahlawan Revolusi di Jakarta Timur (60 cm).

 

Kondisi ini memaksa sejumlah warga untuk mengungsi. Di Jakarta Barat, sebanyak 11 KK (28 jiwa) warga Kelurahan Kedaung Kali Angke kini telah mengungsi di Masjid Jami Al Khaeer.

 

Daftar 22 Ruas Jalan yang Masih Tergenang

  1. Jalan Percetakan Negara II RT 12/RW 06, Kel. Johar Baru, Jakarta Pusat

 

Ketinggian: 20 cm

 

  1. Jalan GBI, Kel. Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara

 

Ketinggian: 25 cm

 

  1. Jalan Srengseng Raya, Kel. Srengseng, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 35 cm

 

  1. Jalan Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria / Pabrik Gelas ), Kel. Cengkareng Timur, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 50 cm

 

  1. Jalan Pertenakan 2 RT.06 RW 07 , Kel. Kapuk, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 20 cm

 

  1. Jalan Gotong Royong RT.06 RW 08, Kel. Kapuk, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 40 cm

 

  1. Jalan Manyar 1 RT.01/011 , Kel. Tegal Alur, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 20 cm

 

  1. Jalan Kapuk Bongkaran RT.022 RW 012 , Kel. Kapuk, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 40 cm

 

  1. Depan RS. Soeharto Heerdjan Jalan Prof. Dr. Latumeten No.1, RT.1/RW.4, Kel. Jelambar, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 10 cm

 

  1. Jalan Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 20 cm

 

  1. Perumahan BTN Jalan Delima VIII, Kel. Kembangan Utara, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 40 cm

 

  1. Jalan Strategi Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 65 cm

 

  1. Jalan Basoka Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat

 

Ketinggian: 65 cm

 

  1. Jl Pulo Raya IV RT 6 RW 1 (Akses Jalan), Kel. Petogogan, Jakarta Selatan

 

Ketinggian: 50 cm

 

  1. Jalan Kemang Utara IX Rt 004/04, Kel. Bangka, Jakarta Selatan

 

Ketinggian: 30 cm

 

  1. Kantor Kelurahan Ciganjur Jalan Anda No.1B 7, RT.7/RW.3 , Kel. Ciganjur, Jakarta Selatan

 

Ketinggian: 10 cm

 

  1. Jalan Kemang Utara IX, Kel. Duren Tiga, Jakarta Selatan

 

Ketinggian: 30 cm

 

  1. Jalan Bintaro Permai Raya, Kel. Bintaro a, Jakarta Selatan

 

Ketinggian: 30 cm

 

  1. Jalan Taruna Pahlawan Revolusi (Titik Kenal SMPN 117), Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur

 

Ketinggian: 60 cm

 

  1. Jalan Raya Cipinang Indah, Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur

 

Ketinggian: 40 cm

 

  1. Jalan Kebon Pala II RW 04, Kel. Kebon Pala , Jakarta Timur

 

Ketinggian: 60 cm

 

  1. Jalan Kebon Pala II RW 05, Kel. Kebon Pala , Jakarta Timur

 

Ketinggian: 40 cm

 

Jalan Tergenang yang Sudah Surut

  1. Jalan Letjend Suprapto, Kel. Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat

 

  1. Jalan Rajawali Selatan Raya No.12 – 15, Kel. Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat

 

  1. Jalan Gaya Motor Raya, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

 

  1. Jalan Gaya Motor 1, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

 

  1. Jalan Gaya Motor 2, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

 

  1. Jalan Gaya Motor 3, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

 

  1. Jalan Fly Over Pesing, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat8. Jalan Yusuf RT. 01 /RW 11 , Kel. Sukabumi Utara, Jakarta Barat

 

  1. Jalan Tanjung Pura 2, Kel. Pegadungan, Jakarta Barat

 

  1. Jalan Komplek Puri Mutiara V RT 009 RW 011, Kel. Cilandak Barat, Jakarta Selatan

 

  1. Jalan Bank Raya, Kel. Pela Mampang, Jakarta Selatan

 

  1. Jalan Cempaka VI, Kel. Cakung Timur, Jakarta Timur

 

  1. Jalan Jati Padang Baru RT 013 RW 006, Kel. Jati Padang Jakarta Selatan

 

  1. Jalan DI Panjaitan Bypass, Kel. Kebon Pala , Jakarta Timur

 

Isnawa menegaskan seluruh tim gabungan sudah terjun ke lapangan untuk mempercepat pemulihan kondisi ibu kota. “BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tuntasnya. (sic)