Naradaily-MotoGP akan menggunakan sistem kualifikasi baru mulai musim 2027. Melalui perubahan tersebut, posisi start balapan Sprint dan Grand Prix ditentukan melalui dua sesi kualifikasi berbeda, sehingga hasil kualifikasi untuk balapan pendek tidak lagi berlaku bagi balapan utama.
Berdasarkan pengumuman resmi MotoGP, dikutip Jumat (9/10/2026), keputusan Grand Prix Commission tersebut juga mengubah susunan kegiatan sepanjang akhir pekan balapan, mulai dari sesi latihan hingga persiapan menjelang Grand Prix. Dalam aturan baru, kualifikasi Sprint dijadwalkan berlangsung setiap Jumat. Sesi berdurasi 15 menit itu akan menentukan urutan start pembalap dalam Sprint pada Sabtu.
Sementara itu, posisi start Grand Prix ditetapkan melalui sesi kualifikasi tersendiri yang dilaksanakan pada Sabtu. Perubahan signifikan juga berlaku pada mekanisme perebutan posisi start Grand Prix. Mulai 2027, seluruh pembalap harus mengikuti Grand Prix qualifying 1 (GP Q1), tanpa pengecualian berdasarkan hasil latihan.
Sebanyak 12 pembalap dengan catatan waktu terbaik pada GP Q1 akan melanjutkan persaingan ke GP Q2. Kedua sesi masing-masing berlangsung selama 15 menit.
Pada GP Q2, para pembalap akan bersaing memperebutkan posisi terdepan atau pole position, sekaligus menentukan empat baris pertama urutan start Grand Prix. Dengan ketentuan tersebut, sistem lolos otomatis ke Q2 berdasarkan hasil latihan yang berlaku saat ini akan dihapus.
Rangkaian kegiatan Jumat akan dibuka dengan latihan bebas pertama (FP1) selama 45 menit, kemudian FP2 selama 30 menit, sebelum ditutup dengan kualifikasi Sprint. Pada Sabtu, pembalap menjalani FP3 selama 20 menit, dilanjutkan GP Q1 dan GP Q2.
Balapan Sprint menjadi agenda terakhir dengan susunan start mengikuti hasil kualifikasi Jumat. MotoGP juga menghilangkan sesi pemanasan atau warm-up selama 10 menit yang sebelumnya digelar pada Minggu pagi.
Sebagai penggantinya, jalur pit akan dibuka selama 10 menit sebelum Grand Prix. Pembalap dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalani beberapa putaran pengamatan atau sighting lap guna memeriksa kondisi motor dan lintasan.
Balapan utama MotoGP tetap berlangsung setelah Grand Prix Moto3 dan Moto2. Grand Prix Commission menjelaskan, pengurangan durasi latihan bertujuan menyeimbangkan tambahan sesi kualifikasi agar waktu penggunaan lintasan oleh pembalap, tim, dan pabrikan tetap terkendali.
Penerapan format baru ini bertepatan dengan perubahan regulasi teknis MotoGP yang mulai berlaku pada musim 2027.
Susunan kegiatan baru MotoGP 2027:
Jumat:
- FP1: 45 menit.
- FP2: 30 menit.
- Kualifikasi Sprint: 15 menit.
Sabtu:
- FP3: 20 menit.
- GP Q1: 15 menit, diikuti seluruh pembalap.
- GP Q2: 15 menit, diikuti 12 pembalap tercepat GP Q1.
- Balapan Sprint.
Minggu:
- Grand Prix Moto3.
- Grand Prix Moto2.
- Grand Prix MotoGP.
(sic)