Naradaily-Polresta Tangerang tengah menyelidiki temuan mayat tanpa identitas di Kampung Bunder, RT 05/RW 01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Polisi memperkirakan jasad tersebut telah meninggal sekitar tujuh hari sebelum ditemukan.

“Diperkirakan sudah meninggal enam sampai tujuh hari,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan bahwa dugaan penyebab kematian belum dapat disampaikan secara rinci karena pihaknya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Indra menjelaskan bahwa pemeriksaan sidik jari korban telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil. “Sudah coba periksa sidik jari, namun tidak keluar karena sudah lama meninggal,” katanya.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika warga mencium bau menyengat pada Selasa (18/11/2025) pagi. Warga yang saat itu hendak mengecek lahan kebun di sekitar lokasi terkejut setelah menemukan sumber aroma tersebut. “Berdasarkan keterangan warga, aroma tidak sedap sudah tercium sehari sebelumnya. Aroma itu kian menyengat sehari setelahnya, sehingga warga mencari sumber bau tersebut,” tutur Indra.

Saat pencarian dilakukan, warga menemukan jasad dalam kondisi terbungkus plastik hitam dengan posisi kepala menghadap ke bawah. “Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui. Saat ini, jasad korban dibawa ke RSUD Balaraja untuk diautopsi,” ungkapnya.

Polresta Tangerang telah menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan menggali keterangan para saksi. “Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi,” ujar Indra. Saat ini polisi juga menelusuri laporan orang hilang yang mungkin sesuai dengan ciri-ciri korban.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mencari bukti tambahan yang dapat mengungkap kasus ini. Polisi berharap hasil autopsi dan penelusuran lebih lanjut dapat membantu mengidentifikasi korban serta mengungkap penyebab kematiannya.

Kata kunci: