Naradaily-Penyerang Mohamed Salah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan klub Liga Inggris Liverpool pada akhir musim ini atau Juni 2026. Melansir laman resmi klub, Kamis (26/3/2026), Salah telah mencapai kesepakatan dengan Liverpool untuk tidak memperpanjang kerja sama yang telah berlangsung sembilan tahun.
Salah menyatakan keinginannya untuk menyampaikan pengumuman ini kepada para pendukung sesegera mungkin untuk memberikan transparansi tentang masa depannya sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasihnya kepada mereka. Selanjutnya, Salah masih sangat fokus untuk mencoba mencapai hasil terbaik bagi Liverpool di akhir musim ini.
Oleh karena itu, waktu untuk sepenuhnya merayakan warisan dan prestasinya akan tiba di akhir tahun ketika ia mengucapkan selamat tinggal kepada Anfield.
Perjalanan Gemilang di Anfield
Sejak didatangkan dari AS Roma pada musim panas 2017, Mohamed Salah menjelma menjadi ikon Liverpool dan salah satu penyerang terbaik di Liga Primer Inggris. Selama sembilan tahun membela The Reds, Salah telah mencatatkan 435 penampilan di berbagai kompetisi dan berhasil mencetak 255 gol.
Statistik ini menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub. Kontribusi Salah tidak hanya diukur dari jumlah gol.
Ia menjadi elemen krusial dalam periode kesuksesan Liverpool, membantu klub meraih berbagai trofi bergengsi. Di antaranya, adalah dua gelar Liga Primer Inggris, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub FIFA, satu Piala Super UEFA, satu Piala FA, dan dua Piala Liga Inggris, serta satu Community Shield.
Ucapan Terima Kasih dan Rasa Hormat
Salah juga turut mengumumkan keputusannya meninggalkan Liverpool melalui unggahan Instagram pribadinya @mosalah, Selasa (24/3/2026) malam waktu setempat. Dalam pesannya, Salah mengungkapkan betapa mendalamnya klub, kota, dan masyarakat Liverpool telah menjadi bagian dari hidupnya.
“Liverpool bukan hanya klub sepak bola, ini adalah gairah, ini adalah sejarah, ini adalah semangat yang tidak bisa saya jelaskan dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini,” tuturnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada rekan-rekan setimnya, baik yang pernah maupun yang masih bermain bersamanya, serta kepada para penggemar atas dukungan luar biasa yang diberikan.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang menjadi bagian dari klub ini selama saya di sini, terutama rekan-rekan setim, dulu dan sekarang. Kepada para penggemar, saya tidak punya cukup kata untuk dukungan yang Anda tunjukkan kepada saya melalui masa-masa terbaik dalam karier saya, dan Anda tetap mendukung saya di masa-masa tersulit. Ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan dan sesuatu yang akan selalu saya bawa,” tambah Salah.
Masa Depan yang Masih Misteri
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai ke mana Mohamed Salah akan melanjutkan karirnya. Agen Salah, Ramy Abbas Issa, juga mengonfirmasi bahwa belum ada keputusan yang dibuat mengenai klub selanjutnya bagi pemain berusia 33 tahun itu.
Situasi ini membuka spekulasi mengenai kemungkinan kepindahannya ke liga lain, termasuk potensi ketertarikan dari klub-klub Arab Saudi yang sebelumnya pernah dikabarkan tertarik. Meskipun musim terakhirnya di Liverpool diwarnai dengan performa yang dinilai menurun dan beberapa insiden kontroversial terkait hubungannya dengan pelatih Arne Slot, warisan Mohamed Salah di Anfield dipastikan akan tetap abadi. Para penggemar Liverpool akan merayakan pencapaian legendarisnya menjelang akhir musim. (sic)