Naradaily-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengungkapkan adanya kendala dalam pemasangan jaringan listrik di sejumlah hunian sementara (huntara) bagi penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Akibat belum tersedianya aliran listrik, beberapa huntara hingga kini belum dapat ditempati oleh warga terdampak banjir.
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lhokseumawe, Husni, menyampaikan bahwa permohonan pemasangan listrik sebenarnya telah diterima oleh PLN. Namun, proses pemasangan masih dilakukan secara bertahap.
Menurutnya, keterlambatan ini disebabkan oleh kendala distribusi material yang dikirim dari Jakarta ke Aceh. Akses transportasi yang terbatas setelah arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 menjadi salah satu faktor utama terhambatnya pengiriman.
Husni menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat pemasangan jaringan listrik di wilayah tersebut.
Adapun wilayah kerja PLN UP3 Lhokseumawe mencakup Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Bireuen, Kota Lhokseumawe, serta Kabupaten Aceh Utara.
Sejumlah huntara yang belum teraliri listrik tersebar di beberapa kecamatan di Aceh Utara, antara lain Kecamatan Dewantara, Muara Batu, Baktiya, dan Seunuddon.
Hingga kini (4/7/2026) Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Aceh Utara, Muhammad, belum memberikan tanggapan terkait kondisi hunian sementara. (Bagus)