Naradaily-Kepolisian mengungkap bahwa saksi kunci berinisial G memiliki hubungan pertemanan baik dengan ayah tiri yang menjadi tersangka pembunuhan bocah hilang bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kasus yang menyita perhatian publik tersebut terus berkembang dengan temuan baru dari aparat Penegak hukum.

“Sudah saling kenal, mulai dari masih ada orang tua tersangka masih hidup,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa G berteman baik dengan tersangka sehingga sudah mengenal keluarganya sejak lama. Berdasarkan keterangan di tempat kejadian perkara (TKP), saksi G menjadi sosok penting yang mengungkap perbuatan keji tersangka.

Di sisi lain, kepolisian juga melakukan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi keluarga mendiang Alvaro. Pendampingan tersebut dilakukan untuk menstabilkan kondisi emosional dan psikis keluarga. Polisi memastikan pendampingan akan terus dilakukan tanpa batas waktu hingga keadaan mental keluarga berangsur membaik.

Sebelumnya, polisi mengungkap pelaku pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar (AI). Alex diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai. Polisi kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Pesanggrahan dan menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam.

Motif pembunuhan Alvaro juga telah terungkap, yakni rasa cemburu yang dirasakan ayah tirinya terhadap sang istri. (kom)