Naradaily–Raja Keraton Surakarta, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, wafat setelah menjalani perawatan di RS Indriati Solobaru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu. Raja Surakarta tersebut meninggal dunia pada usia 77 tahun.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh adik ipar PB XIII, R.Ay Febri Hapsari Dipokusumo. “Njih, nyuwun doanya (iya, minta doanya),” ujarnya melalui pesan singkat.

Kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy S Wirabhumi, yang juga adik ipar raja, mengaku menerima kabar meninggalnya Sinuhun pada pukul 07.40 WIB. “Iya, ada informasi barusan. Ya di rumah sakit (meninggalnya),” katanya.

Mengenai tata cara pemakaman, Eddy menyampaikan bahwa prosesi akan dilakukan sesuai dengan adat Keraton Surakarta. “Ada acara adat, semua sesuai upacara adat,” ujarnya.

Rencananya, jenazah PB XIII akan dimakamkan di Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Daerah Istimewa Yogyakarta. “(Proses pemakaman) ini sedang dalam pembicaraan, akan dimakamkan di Imogiri. Kemungkinan besar di Selasa besok (4/11), kebetulan Selasa Kliwon. Kemungkinan besar di atas jam 13.00 WIB. Sebelum di Imogiri nanti (disemayamkan) di belakang pendopo utama,” kata Eddy.

Hingga saat ini, jenazah putra pertama PB XII tersebut masih berada di rumah sakit. Sementara itu, situasi di Kamandungan Keraton Surakarta dilaporkan masih berjalan normal. “Saat ini sedang dalam proses memulangkan beliau (jenazah) dari rumah sakit, sambil nanti menunggu persiapan,” ujarnya.