Naradaily-Banjir bandang merendam puluhan rumah warga di Kampung Cibolang, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026) malam. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang menyebabkan Sungai Cibolang meluap secara tiba-tiba.
Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 35 rumah terdampak banjir, dengan 10 di antaranya mengalami kerusakan berat. Selain itu, jembatan penghubung antar lingkungan RT 05/02 ke RT 06/02 dilaporkan rusak akibat terjangan arus deras.
Tidak hanya merusak bangunan, banjir bandang juga menyebabkan sejumlah barang milik warga hanyut terbawa arus. Camat Mande, Epi Rusmana, mengatakan banjir terjadi secara mendadak dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 2 meter.
“Ini terjadi karena sungai meluap secara tiba-tiba dan langsung menggenangi rumah warga. Ketinggian air kurang lebih 1 sampai 2 meter,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, banjir tidak berlangsung lama karena air dengan cepat surut. “Ini sifatnya banjir bandang. Kurang lebih dalam 30 menit air sudah kembali surut,” jelasnya.
Saat ini, tim gabungan dari Forkopimcam, BPBD, TNI-Polri, Damkar, serta relawan masih melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Untuk sementara belum ada laporan korban jiwa, mudah-mudahan tidak ada,” tambahnya. Penanganan darurat masih difokuskan pada proses evakuasi warga terdampak.
Sementara itu, data kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan. Hingga saat ini, warga mulai membersihkan rumah dan menyelamatkan barang-barang yang sempat terendam banjir. (sic)