Naradaily-Gunung Merapi kembali dilaporkan mengeluarkan awan panas guguran, Jumat (21/11/2025). Aktivitas ini terjadi seiring status gunung api itu yang masih berada pada tingkat Siaga atau Level III.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sabtu (22/11/2025), menyebut bahwa awan panas tercatat terjadi pada pukul 21.23 WIB, semalam, dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter (2 Km). Aktivitas tersebut terekam seismograf di Pos Pemantauan Gunung Merapi di Jawa Tengah dengan amplitudo maksimum 57 mm dan durasi 206 detik.

Lembaga tersebut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar lereng Merapi, untuk terus mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan. Badan Geologi juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi perkembangan Merapi melalui kanal pemantauan aktivitas gunung api yang disediakan pemerintah.

Hingga saat ini, aktivitas Merapi berada pada tingkat Siaga (Level III), yang berarti masih ada potensi luncuran awan panas maupun aliran lava pijar dari puncak gunung api tersebut. (sic)