Naradaily-Pemprov DKI Jakarta fokus jadikan Jakarta sebagai kota sinema. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penguatan kerja sama internasional, termasuk dengan Busan, Korea Selatan.

Langkah ini mengemuka dalam kunjungan delegasi Busan Film Commission ke Balai Kota Jakarta pada 9–10 April 2026, yang dipimpin oleh Kang Sung Kyu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem industri perfilman di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, mengatakan Jakarta tengah menyiapkan langkah untuk terhubung dengan jaringan internasional perfilman melalui Asian Film Commission Network. “Jakarta punya potensi besar sebagai pusat industri kreatif, termasuk perfilman. Kehadiran Jakarta Film Commission nantinya diharapkan menjadi pintu masuk layanan terpadu yang memudahkan sineas, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berkarya di Jakarta,” kata Rano dalam keterangan resminya dikutip Selasa (14/4/2026).

Menurut Rano, keanggotaan dalam AFC Net akan membuka peluang kolaborasi lintas negara, termasuk produksi bersama dan promosi Jakarta sebagai lokasi syuting internasional. Rano juga mengungkapkan, pemprov juga tengah mendorong percepatan pembentukan Jakarta Film Commission sebagai lembaga yang akan memfasilitasi kebutuhan produksi film secara terintegrasi.

“Pemprov DKI Jakarta bersama para pemangku kepentingan akan terus mendorong percepatan pembentukan Jakarta Film Commission, guna menghadirkan ekosistem yang memudahkan sineas berkarya sekaligus membawa cerita Jakarta ke panggung dunia,” imbuhnya. Selain memperluas akses industri, Rano menilai film memiliki peran strategis dalam membangun identitas kota sekaligus menggerakkan ekonomi dan sektor pariwisata.

“Lebih dari sekadar industri, film juga menjadi medium strategis untuk membangun identitas kota sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata,” kata dia. Rano pun menilai keberhasilan pengembangan industri film sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan sektor swasta, seiring target menjadikan Jakarta sebagai kota global menjelang 500 tahun usianya. (sic)