Naradaily-Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya memastikan pemerintah memprioritaskan pengembangan industri gim lokal melalui kolaborasi antarpengembang dan pemanfaatan talenta daerah, untuk menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Ia mengatakan, industri gim saat ini berkembang dalam berbagai bentuk, mulai dari gim digital yang dimainkan melalui komputer dan telepon seluler hingga gim papan atau board game yang memiliki unsur edukasi.
“Perkembangan gim ini luar biasa. Ada gim digital yang dimainkan di Steam dan telepon seluler, tetapi ada juga gim papan yang sangat edukatif dan diminati,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (6/11/2026).
Menurut dia, perkembangan industri tersebut terlihat dari bertambahnya pengembang gim digital maupun pembuat gim papan yang mengembangkan produk kreatif. Ia mengatakan, potensi pengembangan industri gim terdapat di daerah, termasuk Kota Cirebon yang memiliki sejumlah talenta pembuat gim, tetapi masih membutuhkan wadah untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Sebagai salah satu upaya membuka ruang pengembangan tersebut, Kemenekraf menghadirkan pengembang gim dari Bandung untuk berkolaborasi dengan talenta lokal di Kota Cirebon. “Kami juga menghadirkan pengembang gim dari Bandung untuk berkolaborasi sehingga talenta-talenta pengembang gim dari Kota Cirebon bisa menemukan wadah,” ujarnya.
Ia optimistis kolaborasi antarpengembang tersebut, dapat meningkatkan kemampuan talenta lokal sekaligus membuka peluang lahirnya produk gim asli Cirebon yang dapat dipasarkan secara lebih luas. Selain menghasilkan produk komersial, ia menilai industri gim memiliki peluang untuk mengangkat kekayaan budaya daerah melalui pengembangan cerita, karakter, dan kreativitas dalam permainan.
“Daerah yang talenta ekonomi kreatifnya berkembang biasanya adalah daerah yang mempunyai akar budaya yang kuat,” imbuhnya. Ia menjelaskan kekayaan budaya dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan ekonomi kreatif apabila dipadukan dengan inovasi, teknologi, dan kreativitas.
Pengembangan industri gim, kata Menekraf, menjadi bagian dari penguatan ekraf yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan sektor tersebut sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. “Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa saat ini ekonomi kreatif tidak lagi hanya sebagai pelengkap, tetapi sudah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional dan ini berkembang di berbagai daerah,” tuntasnya. (sic)