Naradaily-137 pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Semeru dipastikan aman. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, mengungkap telah memastikan posisi 137 pendaki yang tercatat sedang berada di kawasan Gunung Semeru saat aktivitas vulkanik gunung tersebut meningkat ke Level 4 (Awas) berada di luar zona bahaya utama.
Kepala PVMBG, Badan Geologi, Kementerian ESDM, Priatin Hadi Wijaya mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari pihak terkait soal posisi para pendaki tersebut. “Kemarin tercatat ada 137 orang pendaki. Alhamdulillah, informasi sementara yang kami terima semua dalam kondisi dan jarak aman,” ujar Hadi dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, posisi para pendaki tersebut terpantau berada di kisaran jarak 8 kilometer dari puncak. Jarak tersebut masih masuk dalam batas toleransi aman berdasarkan rekomendasi teknis Badan Geologi saat ini.
Meski demikian, PVMBG terus melakukan pemantauan ketat mengingat ancaman lontaran batu pijar masih mungkin menjangkau radius dekat kawah jika energi letusan meningkat. “Rekomendasi kami radius 8 kilometer itu harus steril dari aktivitas. Kami terus berkoordinasi agar mereka tetap waspada dan tidak mendekat ke zona merah,” ungkapnya.
Terkait pengungsi, Hadi mengatakan data dari BPBD Lumajang mencatat 956 warga masih bertahan di pengungsian. Sementara angka riil di lapangan diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 jiwa yang tersebar di beberapa titik aman. (sic)