Naradaily-Menjalankan ibadah puasa membuat tubuh menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Karena tidak ada asupan cairan dalam waktu cukup lama, menjaga hidrasi menjadi kunci agar tubuh tetap bugar dan aktivitas harian tidak terganggu.
Ahli gizi IPB University, Nana Chairunnisa, mengingatkan bahwa pilihan menu sahur sangat memengaruhi kondisi tubuh saat berpuasa. Konsumsi makanan tinggi garam, menurutnya, dapat memicu rasa haus berlebih di siang hari.
“Batas asupan garam orang dewasa umumnya sekitar 5 gram per hari. Jika berlebihan, risiko dehidrasi saat puasa akan meningkat,” jelasnya.
Mengapa Makanan Asin Membuat Cepat Haus?
Garam mengandung natrium yang berperan dalam mengatur keseimbangan cairan tubuh. Saat kadar natrium terlalu tinggi, tubuh berusaha menyeimbangkannya dengan meningkatkan rasa haus. Otak kemudian mengirim sinyal agar seseorang minum lebih banyak untuk mengencerkan kadar natrium.
Masalahnya, ketika berpuasa kebutuhan minum tidak bisa langsung dipenuhi. Akibatnya, tubuh bisa terasa kering, mudah lemas, hingga sulit berkonsentrasi karena cairan tidak tercukupi.
4 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi Saat Sahur
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dijadikan menu utama sahur karena berpotensi membuat cepat haus:
1. Mi Instan
Mi instan kerap menjadi pilihan praktis. Namun kandungan natriumnya cukup tinggi dan seratnya rendah sehingga rasa kenyang tidak bertahan lama. Kondisi ini membuat tubuh cepat haus dan mudah kehilangan energi saat siang hari.
2. Gorengan
Kentang goreng maupun camilan gurih lainnya memang menggoda. Tetapi selain tinggi garam, makanan yang digoreng juga lebih sulit dicerna sehingga bisa memicu rasa tidak nyaman di perut selama puasa.
3. Makanan Cepat Saji dan Olahan
Nugget, sosis, hingga makanan kaleng tergolong praktis, tetapi kandungan natriumnya relatif tinggi. Konsumsi berlebihan saat sahur dapat meningkatkan rasa haus sepanjang hari.
4. Camilan Asin
Keripik dan snack kemasan dengan rasa gurih juga perlu dibatasi. Kandungan garamnya memicu keinginan minum lebih banyak, yang tentu sulit dipenuhi saat berpuasa.
Nana menambahkan, menu sahur ideal sebaiknya membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.
“Batasi makanan tinggi garam, perbanyak minum air putih, serta konsumsi buah dan sayuran yang kaya air agar tubuh tetap terhidrasi sampai waktu berbuka,” ujarnya.
Pemilihan makanan sahur berperan besar terhadap kenyamanan berpuasa. Menu yang tepat tidak hanya membuat kenyang lebih lama, tetapi juga membantu tubuh tetap segar hingga waktu berbuka.(M. Fikhar Zakaria)