Naradaily-Presiden RI Prabowo Subianto mengaku pernah mendapat bantuan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, khususnya di bidang ekonomi pada masa dirinya belum berkuasa dan tidak berada di pemerintahan.

Pengakuan itu disampaikan Prabowo pada penghujung pidatonya dalam Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu. Saat itu, Prabowo menceritakan bahwa Megawati pernah memberi instruksi kepada jajarannya agar tidak menghambat usaha miliknya saat mengikuti tender pemerintah.

“Waktu saya enggak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi,” kata Prabowo seraya menoleh ke arah Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan putri Megawati.

Prabowo kemudian melanjutkan ceritanya terkait sikap Megawati pada masa itu.

“Saya mau terbuka. Saya enggak berkuasa waktu itu alias lontang-lantunglah. Ibu Megawati Soekarnoputri intervensi mengatakan: Kalau memang Prabowo yang menang tender itu jangan diganggu, diteruskan!.”

Menurut Presiden, sikap Megawati tersebut kini menjadi teladan baginya dalam menjalankan pemerintahan. Ia menegaskan tidak akan menghambat pengusaha yang mengikuti tender pemerintah meski memiliki kedekatan politik dengan partai tertentu, termasuk PDIP.

“Banyak menteri-menteri minta petunjuk: Pak, ini bagaimana Pak? Ada proyek, ada tender, tetapi ini di belakangnya PDIP. Bener. Ayo, menteri-menteri bener kan? Tetapi apa jawaban saya? Apa jawaban saya? Tidak ada masalah! Kalau dia menang, dia menang aja. Jangan kita lihat latar belakangnya,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada PDIP yang kini menjadi satu-satunya partai oposisi di parlemen. Menurut dia, keberadaan PDIP turut menjaga demokrasi di Indonesia melalui mekanisme pengawasan dan keberimbangan terhadap pemerintah.

Prabowo bahkan menyebut PDIP telah “berkorban” dan “berjasa untuk demokrasi” di Indonesia.

Selain itu, Presiden juga mengaku kerap merasa tersentuh ketika mendengar kritik keras dari kader PDIP terhadap pemerintahannya.

“Kadang-kadang, saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP kadang-kadang kritiknya keras banget, tetapi, saya sadar, lama-lama, sebetulnya, mungkin ada dasarnya ya kan. Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tetapi sebenarnya dia menyelamatkan kita,” kata Prabowo. (kom)