Naradaily-Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 identik dengan kebersamaan. Selain menikmati hidangan khas dan tradisi kumpul keluarga, menonton drama China bisa menjadi pilihan hiburan yang sederhana namun menghangatkan suasana di rumah.
Di tengah libur panjang, tontonan ringan kerap dipilih karena mampu menghadirkan cerita emosional sekaligus reflektif. Dari kisah keluarga hingga romansa, sejumlah drama China dinilai cocok menemani momen Imlek.
“Menonton bersama keluarga bisa menjadi cara sederhana menikmati waktu berkualitas selama Imlek,” menjadi alasan banyak orang memilih hiburan rumahan dibanding aktivitas luar.
Salah satu drama yang sering direkomendasikan adalah Go Ahead (2020). Cerita ini mengisahkan tiga anak tanpa hubungan darah yang tumbuh bersama seperti keluarga. Alur yang hangat dan penuh nilai kekeluargaan membuat drama tersebut pas ditonton saat Imlek, ketika makna rumah dan kebersamaan terasa semakin penting.
Pilihan lain adalah Meet Yourself (2023). Drama ini berkisah tentang seorang perempuan yang beristirahat dari hiruk-pikuk kota dan menemukan makna hidup baru di desa yang tenang. Nuansanya ringan dan menenangkan. Cerita reflektif seperti ini cocok untuk memulai tahun baru dengan pikiran lebih positif.
Bagi pecinta drama sejarah, The Long Ballad (2021) menawarkan kisah perjuangan dan romansa berlatar Dinasti Tang. Visual megah dan konflik emosionalnya membuat drama ini cocok untuk ditonton maraton selama libur Imlek.
Sementara itu, A Love So Beautiful (2017) menghadirkan kisah cinta masa sekolah yang sederhana dan manis. Ceritanya ringan serta penuh nostalgia, sehingga nyaman dinikmati bersama saudara atau teman dalam suasana santai.
Ada pula New Life Begins (2022) yang mengangkat kehidupan para perempuan di lingkungan kerajaan dengan sentuhan komedi dan solidaritas. Nuansa kebersamaan dan saling mendukung di dalam cerita selaras dengan semangat Imlek.
Menonton drama China dapat menjadi alternatif kegiatan menyenangkan selama libur Tahun Baru Imlek 2026. Selain hiburan, kisah-kisah tersebut juga menghadirkan pesan tentang keluarga, harapan baru, dan kebersamaan.
Momentum tahun baru tidak hanya soal perayaan, tetapi juga waktu beristirahat, merenung, dan memulai langkah baru dengan semangat lebih baik. (M. Fikhar Zakaria)