Naradaily-Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko memastikan timnya tetap akan tampil maksimal saat menghadapi Semen Padang pada laga terakhir BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB.
Meski pertandingan tersebut sudah tidak menentukan bagi kedua tim, Ardhi menegaskan Persija tetap mengincar hasil terbaik. Persija sudah memastikan finis di posisi ketiga klasemen musim ini, sementara Semen Padang dipastikan terdegradasi ke kasta kedua musim depan.
“Kalau bagi saya, tim mau tim papan bawah, papan atas, sama saja. Semuanya mempunyai kekuatan juga pastinya kan. Jadi kita tetap maksimal lah besok,” kata Ardhi seusai peluncuran bus baru Persija di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Secara pribadi, pria berpangkat Marsekal Muda TNI itu mengaku ikut bertanggung jawab atas kegagalan Persija meraih gelar juara musim ini.
Ardhi juga belum dapat memastikan apakah dirinya masih akan menjabat sebagai manajer Persija pada musim depan. “Saya serahkan ke pimpinan, saya siap untuk mundur,” ujarnya.
Meski demikian, Ardhi berharap masih dipercaya mengemban tugas yang sama pada musim 2026/2027. Ia mengaku memiliki ambisi membawa Persija menjadi juara, terlebih Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2026.
“Kami ingin mengawinkan 500 tahun Jakarta dengan Persija juara. Namun, ya, kita lihat (nanti), saya tidak mau membebani pemain juga. Yang jelas nanti kami mau step by step saja. Setiap pertandingan kami harus menang,” kata Ardhi.
Saat ini, tim berjuluk Macan Kemayoran berada di peringkat ketiga klasemen sementara Super League dengan raihan 68 poin. Sementara itu, Kabau Sirah menempati posisi ke-17 dengan koleksi 20 poin. (kom)