Naradaily-Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mewaspadai kebangkitan Madura United saat timnya menghadapi Laskar Sape Kerrab pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (5/4) pukul 19.00 WIB.
Menurutnya, meskipun Madura United saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 20 poin dan belum meraih kemenangan dalam 10 laga terakhir, situasi tersebut justru membuat mereka semakin berbahaya. Sebab, tim yang berada di zona degradasi biasanya tampil dengan determinasi tinggi sehingga perlu diwaspadai.
“Ya, mereka memang tidak ada menang dan memutuskan untuk mengganti pelatih. Mereka tidak ada alternatif lain, mereka pasti akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin,” kata pelatih asal Brasil itu, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (2/4/2026).
Ia juga menyadari tekanan besar justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi Madura United untuk tampil habis-habisan di kandang, terlebih kini mereka ditangani pelatih caretaker Rakhmad Basuki.
“Kami harus sadar, mereka akan menjadi sangat sulit untuk melepaskan diri dari posisinya saat ini,” ucap dia.
Situasi tersebut membuat laga diprediksi berlangsung dengan intensitas tinggi. Madura United akan bermain tanpa beban, sementara Borneo FC datang dengan target kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Saat ini, Pesut Etam berada di posisi kedua klasemen dengan 54 poin, hanya terpaut empat poin dari pemimpin klasemen Persib Bandung.
“Benar, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan kami sudah memberikan informasi kepada pemain,” tutur Lefundes. (kom)