Naradaily-BMKG melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik bermagnitudo 2,8 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu (4/1/2026) pukul 03.54 WIB. Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.

Ia menyebutkan bahwa hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 4,75 derajat Lintang Utara dan 96,81 derajat Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak enam kilometer sebelah barat Kabupaten Bener Meriah, dengan kedalaman hanya enam kilometer. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pergerakan sesar aktif yang memicu getaran.

Menurut laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan intensitas III–IV MMI, yang berarti getaran cukup kuat hingga membuat beberapa orang terbangun atau merasakan benda ringan bergoyang. Meski demikian, hingga kini belum ditemukan adanya laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi terkait gempa dan peringatan dini diharapkan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG, baik melalui media sosial terverifikasi, website, maupun aplikasi mobile. (kom)