Naradaily-Sebanyak 138 rumah warga terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani kepada wartawan, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di Kampung Babakan Cicerewed, meliputi sejumlah RT di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09 Desa Cijayanti. Ketinggian air dilaporkan bervariasi mulai 70 sentimeter hingga mencapai sekitar 150 sentimeter di beberapa titik permukiman warga.

Berdasarkan hasil kaji cepat sementara BPBD Kabupaten Bogor, total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga (KK) atau sekitar 456 jiwa. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan satu rumah milik Enjuh di RT 03 RW 01 rusak berat hingga ambruk.

Akibat kejadian tersebut, satu keluarga yang terdiri dari dua jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di lokasi yang sama. BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban terancam dalam peristiwa tersebut.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Damkar, Satpol PP Kecamatan Babakan Madang, perangkat desa, Destana, hingga PMI diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. “Langkah yang dilakukan antara lain kaji cepat, edukasi kebencanaan, koordinasi dengan aparat setempat, hingga penyedotan air di lokasi terdampak banjir,” ungkapnya.

BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak warga terdampak berupa bantuan logistik tanggap darurat. Hingga Minggu malam, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Warga bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan lumpur dan genangan air yang masuk ke dalam rumah. (sic)