Naradaily-Kawasan Dayeuhkolot, Bandung kembali dilanda banjir, polisi lakukan rekayasa lalu lintas. Genangan banjir setinggi sekitar 50 sentimeter yang melanda kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu (1/11/2025), membuat polisi melakukan rekayasa lalu lintas di jalur utama wilayah tersebut.

Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja menjelaskan, kondisi air yang menutupi Jalan Raya Dayeuhkolot menyebabkan sepeda motor tidak bisa melintas dan dialihkan menuju Jalan Terusan Bojongsoang sebagai rute alternatif. “Pagi ini terdapat genangan yang cukup tinggi sehingga kendaraan roda dua tidak dapat melintas. Kami imbau masyarakat untuk mengambil jalur lain melalui Terusan Bojongsoang,” tutur Triyono saat dikonfirmasi, dikutip Sabtu (1/11/2025).

Selain di jalur utama, banjir juga terpantau menggenangi sejumlah titik pemukiman, seperti Desa Dayeuhkolot, Kelurahan Pasawahan, Desa Cangkuang Wetan, dan Desa Citeureup. Titik terdalam berada di RW 04 Desa Dayeuhkolot, dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

“Di RW lain rata-rata berada di kisaran 20 hingga 50 sentimeter,” katanya menambahkan. Situasi di lapangan menunjukkan hanya truk dan kendaraan berukuran besar yang mampu menerobos jalan yang tergenang.

Banyak pengendara, khususnya sepeda motor, memilih putar balik karena khawatir mogok. Beberapa yang tetap memaksa melintas akhirnya terhenti di tengah banjir dan harus mendorong kendaraannya keluar dari genangan.

Di sisi lain, Jalan Terusan Bojongsoang yang menjadi jalur pengalihan arus mengalami antrean panjang dari arah Jalan Siliwangi hingga Pertigaan Bojongsoang. Tak hanya Dayeuhkolot, bencana banjir di Kabupaten Bandung hari ini juga berdampak pada sejumlah kecamatan lain, yakni Ciparay, Baleendah, Majalaya, dan Bojongsoang. (sic)