Naradaily-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun 24 titik sumur bor di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal itu dianggap perlu untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Fokus utama saat ini adalah memperkuat infrastruktur sumber daya air, termasuk rencana pembangunan 24 titik sumur bor di Kabupaten Aceh Tamiang guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penanganan di sektor sumber daya air menjadi penting untuk melindungi keselamatan warga sekaligus mencegah terjadinya bencana susulan.

Langkah tersebut mencakup normalisasi sungai hingga pengamanan tanggul. “Kami memprioritaskan normalisasi sungai, pengamanan tanggul serta penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Penanganan di bidang sumber daya air ini sangat krusial untuk melindungi keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan wilayah,” ujar Dody dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).

Khusus untuk Aceh Tamiang, Kementerian PU telah memobilisasi alat berat guna mengejar target pembangunan 24 titik sumur bor. Saat ini, sebanyak enam unit mesin bor telah dikerahkan dari berbagai wilayah, seperti Banda Aceh, Aceh Utara hingga Aceh Barat Daya untuk segera beroperasi di lapangan.

Selain penyediaan air baku, Kementerian PU juga melakukan normalisasi pada sejumlah alur sungai yang mengalami sedimentasi parah akibat banjir bandang. Hal itu bertujuan untuk memulihkan kapasitas tampung sungai agar risiko banjir lanjutan dapat diminimalisir.

Tak hanya di Aceh Tamiang, dukungan air bersih juga disebar ke kabupaten lain. Seperti di Pidie, Bireuen hingga Aceh Timur, Kementerian PU mengerahkan puluhan Hidran Umum (HU) dan mobil tangki air.

Bahkan di Aceh Tenggara, Kementerian PU telah menambah fasilitas sanitasi darurat dan unit vacuum untuk penanganan limbah. Menurut Dody, langkah cepat tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Seluruh jajaran Kementerian PU bergerak cepat dan terkoordinasi untuk memastikan infrastruktur sumber daya air kembali berfungsi optimal,” imbuhnya. Dengan percepatan itu, Dody berharap, kondisi lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat di Serambi Mekkah dapat segera pulih. (sic)