Naradaily-Ramadan selalu membawa perubahan pada pola makan dan waktu istirahat. Selain tubuh terasa lebih mudah lelah, banyak orang juga mulai merasakan kulit menjadi kering, kusam, bahkan lebih sensitif saat berpuasa. Kondisi ini umumnya dipicu berkurangnya asupan cairan serta perubahan jam tidur.

Meski demikian, kulit tetap bisa terjaga kelembapannya selama Ramadan asalkan pola hidrasi dan perawatan dilakukan dengan tepat. Dengan kebiasaan sederhana, kamu tetap bisa menjalani ibadah puasa tanpa khawatir masalah kulit.

“Perubahan pola makan dan waktu istirahat saat puasa membuat kebutuhan cairan tubuh harus diatur dengan lebih baik agar kulit tidak mudah kering,” demikian penjelasan dalam panduan perawatan selama Ramadan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Terapkan Pola Minum 2-4-2

Selama sekitar 12–14 jam berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan air. Karena itu, pengaturan minum menjadi sangat penting. Pola 2-4-2 dapat diterapkan, yakni dua gelas air saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Cara ini membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

2. Perbanyak Buah dan Sayur Tinggi Air

Selain air putih, konsumsi buah dan sayur yang kaya air seperti semangka, melon, jeruk, mentimun, dan selada sangat membantu menjaga hidrasi. Kandungan vitamin dan mineralnya juga mendukung kesehatan kulit dari dalam.

3. Gunakan Pelembap Sesuai Jenis Kulit

Pelembap menjadi kunci utama perawatan kulit selama Ramadan.

  • Kulit kering: pilih pelembap dengan kandungan hyaluronic acid atau ceramide.

  • Kulit berminyak: gunakan pelembap bertekstur gel yang ringan.

Gunakan pelembap setelah mencuci wajah, terutama sebelum tidur dan setelah sahur agar kelembapan bertahan sepanjang hari.

“Pemakaian pelembap secara rutin membantu mempertahankan kadar air pada kulit selama tubuh tidak mendapat asupan cairan,” demikian anjuran perawatan kulit saat puasa.

4. Jangan Terlalu Sering Mencuci Wajah

Membersihkan wajah memang penting, tetapi mencuci muka terlalu sering justru menghilangkan minyak alami kulit. Cukup lakukan dua kali sehari dengan sabun wajah yang lembut dan tidak mengandung alkohol berlebih.

5. Batasi Minuman Berkafein

Teh dan kopi kerap menjadi pilihan saat sahur atau berbuka. Namun kafein bersifat diuretik sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Mengurangi konsumsi minuman ini dapat membantu mencegah dehidrasi.

6. Jaga Kualitas Tidur

Kurang tidur dapat membuat kulit tampak kusam dan lelah. Walau jadwal berubah selama Ramadan, usahakan tetap memiliki waktu istirahat yang cukup.


Kulit kering saat puasa bukanlah hal yang tidak bisa diatasi. Dengan menjaga hidrasi, mengonsumsi makanan bergizi, serta melakukan perawatan sederhana secara rutin, kulit tetap terasa lembap dan sehat.

Ramadan menjadi momen memperbaiki diri, termasuk merawat kesehatan tubuh dan kulit. Dengan langkah yang tepat, kamu bisa tetap segar dan percaya diri sepanjang bulan puasa.(M. Fikhar Zakaria)