Naradaily-Aparat kepolisian Polres Pamekasan, Jawa Timur menerjunkan tim medis ke lokasi pengungsian korban tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian setelah tempat tinggal mereka rusak akibat musibah tersebut beberapa waktu lalu.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan langkah itu dilakukan karena para korban membutuhkan penanganan, terlebih saat ini cuaca ekstrem dengan hujan deras disertai angin kencang masih sering terjadi.
“Karena itu, tim medis dari Dokkes Polres Pamekasan kami terjunkan ke sana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan bantuan obat-obatan kepada para pengungsi di Desa Sana Daja,” kata AKBP Hendra Eko di Pamekasan, Minggu (8/2/2026).
Bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan terjadi pada Sabtu (17/1) setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Awalnya, sebanyak 12 rumah dilaporkan rusak akibat bencana yang tersebar di Dusun Paseset Timur, Dusun Sorren, dan Dusun Laok Gunung.
Kerusakan yang terjadi meliputi dinding dan lantai rumah terbelah serta fondasi bangunan ambles akibat longsor yang dipicu curah hujan tinggi. Selain merusak rumah warga, bencana itu juga menutup akses jalan lintas desa sehingga petugas harus melakukan evakuasi.
“Selain menerjunkan tim medis, kami juga menerjunkan personel khusus untuk membuka akses jalan desa yang tertutup material longsor dan membangun kembali jalan yang rusak parah akibat musibah tersebut,” katanya.
Sebanyak 64 jiwa dari 13 kepala keluarga kini masih menempati tenda pengungsian. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pamekasan juga berupaya membantu perbaikan rumah para korban dengan meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (kom)