Naradaily-Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Sumatera untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, yakni Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Presiden Prabowo berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan siaran langsung Sekretariat Presiden, Prabowo terlihat langsung menaiki pesawat kepresidenan untuk memulai kunjungan kerja ke Sumatera.
Kunjungan tersebut diawali dari Provinsi Riau. Presiden ingin memastikan penanganan karhutla di wilayah tersebut berjalan cepat, terpadu, dan efektif, terutama di tengah meningkatnya titik panas dan kejadian kebakaran lahan di sejumlah daerah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla. Sebelumnya, Prabowo telah memastikan langkah tanggap darurat berjalan optimal melalui hasil kunjungannya ke Kalimantan beberapa hari lalu.
Dalam penanganan karhutla, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah percepatan. Salah satunya dengan menambah armada water bombing, yakni pesawat atau helikopter yang digunakan untuk menjatuhkan air dari udara ke lokasi kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Selain penambahan armada udara, pemerintah juga memperkuat personel di lapangan. Penebalan pasukan darat dilakukan dengan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni untuk mempercepat upaya pemadaman sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.
Pemerintah juga menyiagakan fasilitas kesehatan bagi warga yang terdampak karhutla. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi dampak asap kebakaran, terutama terhadap masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara yang menurun.
Tak hanya mengandalkan upaya pemadaman, Presiden Prabowo juga telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran di area konsesi. Aparat penegak hukum pun telah memulai proses penyelidikan terhadap sejumlah area konsesi korporasi yang terbukti terbakar maupun lalai dalam menjaga lahannya.
Kunjungan ke Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi penanganan karhutla di lapangan. Pemerintah terus mendorong agar penanganan dilakukan secara terpadu, baik melalui pengerahan personel, peralatan pemadaman, maupun langkah penegakan hukum.
Keberangkatan Presiden Prabowo ke Sumatera turut diantar sejumlah pejabat negara. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah menunjukkan perhatian langsung terhadap penanganan karhutla di Sumatera. Fokusnya tidak hanya memadamkan kebakaran yang terjadi, tetapi juga memastikan respons pemerintah berjalan cepat dan efektif serta mencegah kebakaran meluas. (kom)