Naradaily-Aksi tawuran yang melibatkan puluhan pemuda dari dua kelompok pecah di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/1) malam. Tawuran tersebut langsung dibubarkan petugas Kepolisian setelah menerima laporan dari warga yang resah dengan situasi di lokasi kejadian.
Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan, jumlah pemuda yang terlibat dalam tawuran tersebut lebih dari 20 orang. Kedua kubu saling serang dengan cara melempari batu, menembakkan kembang api, serta membawa senjata tajam hingga bom molotov. Situasi sempat memanas sebelum aparat Kepolisian tiba dan mengambil tindakan.
“Kejadiannya semalam di Jalan DI Panjaitan, yang terlibat banyak sekitar lebih dari 20 orang,” kata Samsono saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, pihak Kepolisian bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Aksi tawuran tersebut berlangsung sekitar 20 menit dan berhasil dibubarkan tanpa adanya korban jiwa. Namun, tidak ada pelaku yang berhasil diamankan karena para pemuda langsung melarikan diri saat petugas datang.
“Tidak ada yang diamankan, langsung dibubarkan anggota, kami datang menengahkan dan membubarkan, itu mereka juga langsung menyebar saat dibubarkan,” ujarnya.
Samsono menjelaskan, tawuran itu bermula dari aksi saling beradu kembang api antar dua kelompok pemuda yang kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan barang bukti berupa botol bekas yang diduga berisi air keras, meski isinya sudah kosong.
“Tapi kami belum bisa memastikan isinya itu air keras karena saat kami temukan sudah kosong,” katanya.
Akibat insiden tersebut, sejumlah pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa berhenti karena khawatir menjadi korban lemparan batu. Arus lalu lintas dari arah Pulogadung menuju Cawang, Jakarta Timur, sempat mengalami kemacetan selama tawuran berlangsung.
Kapolsek Jatinegara mengimbau warga, khususnya para pelajar dan pemuda di wilayah Jatinegara, agar menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan serta tidak mudah terprovokasi untuk melakukan aksi yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat. (kom)