Naradaily-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis pagi. Gempa tersebut berpusat di laut dangkal di selatan Polewali Mandar dengan kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.
Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui laman resmi BMKG di Jakarta, gempa terjadi pada pukul 09.09 WITA dengan magnitudo sementara sebesar 4,7.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter atau pusat gempa berada di laut dengan jarak sekitar 50 kilometer di sebelah selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Selain itu, BMKG mencatat hiposenter atau kedalaman gempa berada pada kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut, sehingga gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal.
BMKG mengonfirmasi karakteristik gempa dangkal tersebut menyebabkan guncangan dirasakan cukup nyata di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pemetaan dampak yang dilakukan BMKG, getaran gempa dirasakan masyarakat di Kabupaten Majene, Polewali Mandar, hingga Kota Parepare dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity).
Sementara itu, rambatan getaran dengan intensitas II-III MMI juga dilaporkan meluas ke sejumlah daerah lain, yakni Kabupaten Sidrap, Mamuju, Pangkep, Gowa, hingga Kota Makassar.
BMKG menyampaikan informasi parameter gempa bumi ini kepada masyarakat luas sebagai langkah antisipasi agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. (kom)