Naradaily-Kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus bermunculan. Setelah ratusan santri Sidoarjo diare diduga akibat keracunan menu MBG, kini giliran ratusan siswa dari Tana Toraja yang jadi korban.
Sebanyak 152 siswa dari dua sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengalami mual, muntah, sakit perut, hingga diare setelah mengonsumsi menu MBG. Mereka dievakuasi dan menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Makale.
Para siswa berasal dari SMP Negeri 1 Makale dan SMP Negeri 2 Makale. Mereka sebelumnya mengonsumsi MBG yang disalurkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Batupapan pada Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, 46 siswa SMP Negeri 1 Makale dan 25 siswa SMP Negeri 2 Makale dirawat di RSUD Lakipadada. Sementara itu, sebanyak 38 siswa SMP Negeri 1 Makale menjalani perawatan di RS Sinar Kasih. Sebanyak 43 siswa lainnya dirawat di RS Fatimah Makale.
Dengan demikian, jumlah sementara siswa yang mendapatkan perawatan mencapai 152 orang. Jumlah korban masih berpotensi bertambah. Kepala SMP Negeri 1 Makale Yohanis Pakiding mengatakan, penyebab pasti gejala yang dialami para siswa secara massal masih dalam penyelidikan.
Menurut Yohanis, belum dapat dipastikan apakah keluhan yang dialami para siswa disebabkan makanan yang mereka konsumsi atau faktor lain. “Penyebab pasti gejala keracunan yang dialami para siswa masih diselidiki, apakah karena makanan atau sebab lainnya,” jelas Yohanis.
Sementara itu, Berlianti, salah satu orang tua siswa yang mengalami gejala, mengungkapkan anaknya sempat menyampaikan bahwa makanan dalam menu MBG yang dikonsumsi sudah dalam kondisi basi. Ia menambahkan, dugaan tersebut diketahui berdasarkan pengakuan anaknya setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG.
Ratusan siswa kemudian mengalami sejumlah keluhan kesehatan, mulai dari mual, muntah, sakit perut, hingga diare. Hingga kini, para siswa masih mendapatkan penanganan medis di tiga rumah sakit. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami secara massal tersebut. (sic)