Naradaily-Dunia seni kembali dikejutkan oleh penjualan spektakuler sebuah karya fenomenal milik seniman legendaris Gustav Klimt. Lukisan bertajuk “Potret Elisabeth Lederer” berhasil terjual dengan harga mencengangkan mencapai US$236,4 juta atau sekitar Rp4 triliun dalam lelang Sotheby’s di New York pada Selasa (18/11/2025). Angka fantastis tersebut menjadikan karya ini sebagai lukisan seni modern termahal di dunia yang pernah dilelang sepanjang sejarah.

Potret Elisabeth Lederer adalah karya Klimt yang dibuat pada tahun 1914–1916. Lukisan itu menampilkan sosok perempuan berdiri elegan dengan gaun putih berkilauan, dipadu latar belakang bernuansa periwinkle yang lembut dan artistik. Karya ikonik ini juga mencetak sejarah sebagai lukisan termahal yang pernah dijual oleh rumah lelang Sotheby’s, yang telah berdiri selama 281 tahun.

Sotheby’s mengungkapkan bahwa proses lelang berlangsung sengit selama 20 menit dengan melibatkan enam penawar. Identitas pembeli tetap dirahasiakan, namun diketahui bahwa karya itu dimenangkan oleh seorang pembeli anonim melalui telepon yang diwakili Wakil Ketua dan Kepala Seni Impresionis dan Modern Sotheby’s, Julian Dawes.

CEO Sotheby’s, Charles Stewart, menjelaskan bahwa antusiasme publik terhadap lukisan ini sangat tinggi. Lebih dari 25.000 orang datang ke Sotheby’s sejak pembukaan pameran lelang sepekan sebelumnya, bahkan antrean panjang sempat mengular di sekitar blok bangunan. “Orang-orang ingin melihat lukisan ini,” ungkap Stewart.

Sebelum rekor ini tercipta, penjualan tertinggi karya Klimt sebelumnya dipegang oleh lukisan “Lady With a Fan” yang terjual seharga US$108,8 juta pada tahun 2023. Karya tersebut menampilkan potret seorang perempuan misterius setengah telanjang yang memegang kipas tangan.

Dengan rekor terbaru ini, lukisan Klimt resmi bergabung dalam deretan karya seni langka yang terjual lebih dari US$100 juta, melampaui penjualan “Reclining Nude” karya Amedeo Modigliani senilai US$157,2 juta serta sejumlah karya maestro dunia lain seperti Andy Warhol, Francis Bacon, dan Pablo Picasso.

Penjualan bersejarah ini sekali lagi menegaskan posisi Gustav Klimt sebagai salah satu seniman paling berpengaruh dengan nilai karya yang terus melambung di pasar seni internasional. (kom)