Naradaily-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan sebanyak 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin. Pembatalan dilakukan sebagai dampak banjir yang masih menggenangi sejumlah titik jalur rel di wilayah Pekalongan.

“Langkah ini terpaksa diambil karena tingginya potensi kelambatan apabila perjalanan tetap dijalankan melalui jalur terdampak,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangan di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Franoto merinci, kereta api yang batal berangkat dari Stasiun Pasar Senen yakni KA 178 Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen–Tegal–Pekalongan–Semarang Tawang dengan jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB. Selain itu, KA 204 Tegal Bahari relasi Pasar Senen–Cirebon–Tegal yang dijadwalkan berangkat pukul 10.40 WIB juga dibatalkan.

Sementara itu, pembatalan dari Stasiun Gambir meliputi KA 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang dengan jadwal keberangkatan pukul 00.10 WIB, serta KA 26 Argo Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang yang dijadwalkan berangkat pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, KA 130B Papandayan relasi Gambir–Bandung–Garut dengan jadwal 06.35 WIB dan KA 50F Purwojaya relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto–Cilacap yang dijadwalkan berangkat pukul 07.00 WIB juga dibatalkan.

Kereta lainnya yang tidak dapat beroperasi yakni KA 20 Argo Muria relasi Gambir–Semarang Tawang dengan jadwal 07.15 WIB, KA 2 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Semarang–Surabaya pukul 08.20 WIB, serta KA 138B Parahyangan relasi Gambir–Bandung yang seharusnya berangkat pukul 09.15 WIB. Selain itu, KA 58F Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dengan jadwal 13.25 WIB dan KA 7004 Sembrani Tambahan relasi Gambir–Semarang–Surabaya yang dijadwalkan berangkat pukul 14.45 WIB turut dibatalkan.

Franoto menyampaikan bahwa informasi pembatalan telah disampaikan kepada calon penumpang melalui aplikasi pesan singkat atau SMS blast serta kanal resmi KAI lainnya. Bagi calon penumpang yang perjalanannya dibatalkan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses refund dapat dilakukan hingga H+7 sejak tanggal keberangkatan melalui loket stasiun, aplikasi, kanal resmi penjualan tiket, maupun Contact Center KAI 121.

“Seluruh keputusan operasional kami ambil semata-mata untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. KAI terus melakukan evaluasi dan pemantauan hingga operasional kembali normal,” kata Franoto.

Ia menambahkan, gangguan operasional perjalanan kereta api masih terjadi hingga Senin akibat genangan air dan banjir di sejumlah lokasi jalur rel wilayah Pekalongan. Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta.

Menurut dia, banjir yang masih menggenangi beberapa titik jalur rel mengharuskan KAI kembali mengambil langkah-langkah operasional luar biasa untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan tetap memenuhi standar keselamatan sarana dan prasarana.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Untuk itu, KAI melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api,” ujar Franoto. (kom)