Naradaily-Tim Basarnas masih mencari tiga WN Spanyol yang menjadi korban kapal karam KM Putri Sakinah. Sebanyak 123 personel SAR gabungan diterjunkan untuk pencarian tiga warga negara Spanyol korban kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ratusan personel tersebut berasal dari 15 unsur SAR, meliputi Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, KSOP Labuan Bajo, instansi pemerintah terkait, hingga komunitas penyelam profesional. Operasi pencarian telah memasuki hari keempat sejak insiden terjadi.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa pencarian menghadapi tantangan berat akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. “Arus bawah laut cukup kuat, disertai hujan lebat dan gelombang tinggi. Kondisi ini membatasi jarak pandang penyelam dan mempersempit waktu kerja efektif di laut,” ujar Fathur di Labuan Bajo, Selasa (30/12/2025).

Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melakukan penyisiran permukaan dan penyelaman bawah laut dengan mengedepankan prosedur keselamatan yang ketat. Dalam operasi ini, sebanyak 11 unit alat utama turut dikerahkan, di antaranya kapal SAR, kapal patroli cepat, rigid inflatable boat (RIB), dan sea rider.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Fernando Burgos Sainz, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kerja sama lintas institusi dalam upaya pencarian korban, khususnya terhadap warga negara Spanyol yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Hingga berita ini diturunkan, tiga warga negara Spanyol masih dinyatakan belum ditemukan.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan dinamika arus laut di sekitar perairan Pulau Padar, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. (sic)