Naradaily-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo, Jawa Tengah, dilanda kebakaran pada Rabu malam. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk menangani api yang melanda kawasan tersebut.

Lurah Mojosongo Katarina Kartika Panca Chris Daryani mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran TPA Putri Cempo sekitar pukul 18.00 WIB.

“Saya ditelepon sama Pak RW 30, katanya Putri Cempo kebakaran. Kebetulan saya juga masih di jalan, belum pulang, kalau mengabari kalau TPA Putri Cempo kebakaran,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, lokasi yang terbakar berada di Blok B. Api kemudian meluas ke sisi utara kawasan TPA, tepatnya di area yang berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran TPA Putri Cempo belum diketahui. Pihak kelurahan masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai pemicu munculnya api di kawasan tempat pembuangan akhir tersebut.

Katarina mengatakan kebakaran di TPA Putri Cempo bukan merupakan kejadian yang sepenuhnya baru. Menurut dia, peristiwa serupa hampir terjadi setiap tahun, meskipun sebelumnya tidak sampai menimbulkan kebakaran besar.

“Memang ini kayak tahunan gitu ya, tapi dulu nggak sempat kebakaran besar,” katanya.

Mengenai dampak kebakaran, Katarina memastikan kondisi warga hingga saat ini masih aman. Meski demikian, pihak kelurahan tetap melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan dampak yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut.

Kelurahan Mojosongo juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta untuk mempersiapkan pendirian dapur umum.

“Kalau persiapan dari kelurahan. Ini tadi dari BPBD sudah menghubungi kami kalau mau mendirikan dapur umum di kelurahan. Terus ini tadi juga dari tim medis dan dari relawan-relawan sudah stand by,” katanya.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan proses pemadaman dari dua sisi, yakni sisi utara dan barat kawasan TPA Putri Cempo.

Di sisi utara, sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api. Sementara itu, dua mobil pemadam kebakaran ditempatkan di sisi barat.

Upaya pemadaman dilakukan dari dua arah untuk mengendalikan kebakaran yang berada di kawasan TPA. Petugas terus berupaya mencegah api meluas ke area lain di sekitar lokasi.

Selain kendaraan pemadam kebakaran, sejumlah alat berat juga dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Alat berat yang digunakan antara lain buldoser dan ekskavator.

Sejumlah alat berat tersebut dimasukkan ke dalam kawasan PLTSa Putri Cempo. Penggunaan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan kebakaran di area TPA.

Di tengah proses pemadaman, pihak kelurahan bersama BPBD, tim medis, dan relawan juga melakukan langkah kesiapsiagaan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga dapat ditangani apabila kondisi di sekitar TPA mengalami perubahan.

Hingga Rabu malam, penyebab kebakaran TPA Putri Cempo masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pemadaman, sementara kondisi warga di sekitar lokasi dilaporkan masih aman. (kom)