Naradaily-Ledakan hebat terjadi bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri. Ledakan tersebut diduga berasal dari petasan rakitan terjadi di kawasan permukiman padat di Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Peristiwa ini menyebabkan 11 warga mengalami luka-luka dan satu bangunan rumah hancur rata dengan tanah. Ledakan terjadi sekitar pukul 02.45 WIB di Gang 8 Noyontaan, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, saat suasana takbiran berlangsung.
Dentuman keras memecah keheningan malam dan merusak sejumlah rumah di sekitar lokasi kejadian. Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Satyanto menjelaskan, saat kejadian terdapat 11 orang di dalam rumah kosong yang digunakan untuk meracik petasan.
Dua orang di antaranya diketahui tengah meracik petasan berbagai ukuran dengan cara memadatkan bubuk menggunakan alat sederhana. “Dua orang sedang meracik petasan dengan cara memadatkan bubuk isian. Diduga terjadi gesekan atau tekanan yang memicu ledakan,” jelasnya.
Ledakan tersebut tidak hanya melukai para korban, tetapi juga merobohkan bangunan rumah yang digunakan sebagai lokasi peracikan. Salah satu korban berinisial FR diketahui sedang mengisi bubuk ke dalam petasan saat insiden terjadi.
Warga sekitar yang mendengar ledakan langsung berhamburan keluar rumah dan memberikan pertolongan. Dari total 11 korban, sebanyak tujuh orang harus dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka ringan hingga berat.
Petugas kepolisian bersama tim Gegana Brimob segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir lokasi untuk mengantisipasi adanya bahan peledak lain yang masih tersisa. Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sedikitnya 41 selongsong petasan, baik yang sudah terisi maupun yang belum.
Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi pasti kejadian. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab ledakan dan pihak yang bertanggung jawab.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak merakit petasan secara mandiri karena berisiko tinggi terhadap keselamatan. (sic)