Naradaily-Situasi keamanan di Timur Tengah berada di ambang perang terbuka.  Usai Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melancarkan serangan besar-besaran menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone penghancur pada Jumat (27/3/2026).

Serangan ini secara spesifik menyasar sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk dan aset strategis di wilayah Israel. Dalam pernyataan resmi melalui media pemerintah IRNA, IRGC mengonfirmasi bahwa operasi ini merupakan serangan balasan atas agresi AS-Israel yang berlangsung sejak akhir Februari.

Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa pembalasan serangan itu menargetkan sejumlah aset strategis di Israel, juga fasilitas militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Fasilitas pemeliharaan sistem pertahanan udara Patriot milik AS di Bahrain dilaporkan mengalami kerusakan.

Sementara itu, terjadi ledakan di Israel bagian tengah dan utara. Pecahan rudal ini menyebabkan tujuh orang terluka dan serangan ini menyusul insiden serupa pada 22 Maret yang sempat mengenai area pemukiman di dekat fasilitas nuklir di Arad dan Dimona.

Target serangan lainnya, menurut Garda Revolusi Iran seperti dilansir Press TV, mencakup tangki penyimpanan dan depot minyak di Ashdod, kemudian lokasi personel militer di permukiman Modi’in, Israel, serta pusat pertukaran informasi militer AS yang berada di kawasan tersebut. Garda Revolusi Iran juga menyerang pangkalan militer AS yang ada di Al-Dhafra, Uni Emirat Arab, dan di pangkalan udara Al-Udeid, Qatar, bersama dengan hanggar perawatan dan penyimpanan untuk pesawat angkut dan juga drone di pangkalan udara Ali Al-Salem, Kuwait.

Target-target tambahan lainnya, sebut Garda Revolusi Iran, adalah tangki bahan bakar untuk jet tempur AS dan hanggar perawatan serta perbaikan untuk sistem rudal Patriot di pangkalan Sheikh Isa, Bahrain. Garda Revolusi Iran dalam pernyataannya mengklaim bahwa serangan pembalasannya itu dilancarkan dengan sukses.

Belum ada pernyataan resmi dari Israel dan negara-negara Teluk soal dampak serangan terbaru Iran itu. (Sasa)