Naradaily – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka kemungkinan Polri pada masa mendatang dipimpin oleh seorang polisi wanita (Polwan). Ia juga mendorong Polwan Indonesia terus meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan diri untuk menduduki posisi strategis hingga jenjang kepemimpinan tertinggi di kepolisian.
“Suatu hari nanti, Polri mungkin saja dipimpin oleh seorang polwan, sebagaimana telah ditunjukkan oleh negara-negara mitra kita, termasuk Australia, Belanda, dan Barbados,” kata Kapolri dalam keteranganya di terima di Jakarta pada Minggu (20/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026). Konferensi yang berlangsung pada 20-24 September 2026 itu mengusung tema “Women Leading Global Change”.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan setiap Polwan harus memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan mencapai jenjang kepemimpinan tertinggi.
Pesan tersebut sejalan dengan tema IAWP 2026, Women Leading Global Change. Menurut Kapolri, perempuan bukan sekadar bagian dari perubahan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memimpin perubahan.
Konferensi internasional itu mempertemukan 450 peserta dari 43 negara. Indonesia menjadi delegasi terbesar dengan 164 peserta, disusul Tanzania 48 peserta, Kanada 36 peserta, Amerika Serikat 19 peserta, Inggris 18 peserta, dan Australia 16 peserta.
Perjalanan Polwan Indonesia sendiri telah berlangsung sejak 1948. Saat ini, dari lebih dari 450 ribu personel Polri, sekitar 6,2 persen atau 29 ribu personel merupakan Polwan.
Meski demikian, tantangan kesetaraan gender masih besar. Kapolri mengutip Global Gender Gap Report 2025 yang menyebut dunia masih membutuhkan sekitar 123 tahun untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya.
Komitmen terhadap pengembangan Polwan juga diwujudkan melalui HeForShe Award yang diberikan setiap tahun kepada Polwan berprestasi. Kapolri sendiri menerima HeForShe Award dari IAWP pada 2023.
Kapolri pun meminta seluruh Polwan untuk tidak berhenti meningkatkan kualitas dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
“Teruslah berupaya mencapai keunggulan, perkuat kemampuan, dan persiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.(kom)