Naradaily-KAI menambah empat perjalanan KRL Bogor-Jakarta. Kebijakan baru itu mendapat respons positif dari penumpang, Senin (21/9/2026).
Kebijakan tersebut dinilai membuat perjalanan lebih nyaman setelah jadwal sebelumnya sempat dikurangi. Dengan penambahan tersebut, total perjalanan KRL menjadi 1.065 perjalanan.
Penumpang berharap frekuensi kereta yang lebih banyak dapat mengurangi waktu tunggu sekaligus kepadatan di dalam kereta. Salah seorang penumpang, Rika (32), mengaku lega karena jadwal perjalanan kembali bertambah. Ia setiap hari menggunakan KRL dari Bogor menuju Stasiun Juanda, Jakarta.
“Kalau saya tujuan ke Juanda, tiap hari menggunakan kereta. Jujur senang banget karena sebelumnya ada perjalanan yang dihentikan,” ungkapnya.
Menurutnya, pengurangan perjalanan pada bulan sebelumnya membuat aktivitas sehari-hari sempat terganggu. Dia mengaku harus menyesuaikan waktu keberangkatan karena jadwal kereta lebih terbatas.
Kondisi gerbong juga menjadi lebih padat pada jam-jam sibuk. “Iya waktu itu penyesuaiannya sulit, kadang kepagian, kadang kesiangan. Dengan penambahan ini saya senang banget,” ujarnya.
Penumpang lainnya, Ramdan, juga menyambut baik penambahan perjalanan KRL. Ia mengandalkan kereta setiap hari untuk pergi bekerja ke Jakarta.
Menurut Ramdan, frekuensi perjalanan yang lebih banyak membuat waktu tunggu menjadi lebih singkat. “Sekarang alhamdulillah lebih nyaman. Jadwal katanya lebih banyak. Kalau kita berangkat ke stasiun, hampir tiap lima atau 10 menit selalu ada kereta. Perjalanan lebih cepat,” bebernya.
Penambahan perjalanan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi penumpukan penumpang, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Para pengguna KRL juga berharap jadwal yang lebih rapat dapat dipertahankan sehingga perjalanan dari Bogor menuju Jakarta maupun sebaliknya menjadi lebih nyaman dan teratur. (sic)